|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Gelar Pilkada, KPU Butuh Dana Rp 11 M
|
Jadwal pemilihan kepala daerah (Pilkada) Bupati Minahasa yang akan berlangsung Desember 2007 mendatang, kini terus dimatangkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat. Untuk suksesnya hajatan ini KPU mengaku memerlukan anggaran kurang lebih Rp 11 miliar.
Ketua KPU Minahasa DR Roy Mamengko MA MTh Phd kepada Komentar Rabu (26/04) kemarin menjelaskan, mengingat waktu yang tersisah kurang satu tahun, maka, pihaknya sudah menyusun semua renstra anggaran yang bakal dimasukkan ke DPRD Minahasa. Anggaran ini diharapkan bisa disahkan lewat APBD 2007 mendatang.
Dijelaskan Mamengko yang juga dosen Unsrat Manado ini, sekarang pihaknya tinggal menunggu pengesahan Undang-Undang (UU) penyelenggara Pemilu dan Pilkada yang masih sementara digodok oleh Komisi II DPR-RI dan dipastikan bulan Juli nanti. semuanya sudah ramoung dan siap dijalankan oleh pihak penyelenggara pemilu dan pilkada termasuk KPU Minahasa.
“Kalo undang-undang itu so diterima, torang akan langsung action. Banyak tugas dan pekerjaan yang menanti, termasuk penyediaan logistik dan mendata kembali jumlah pemilih di Minahasa,” jelas Mamengko.
Untuk tahapan pilkada, menurutnya, bulan April 2007 mendatang, semua kandidat bakal calon (balon) bupati, sudah harus resmi memasukkan nama pasangan. Sehingga dibulan Juli atau Agustus, suksesi Pilkada Bupati memasuki tahapan masa kampanye.
Sementara itu, untuk ketentuan dan aturan yang bakal diterima Ketua Partai Golkar (PG) Minahasa yang juga Bupati Drs Vreeke Runtu, sesuai informasi tidak memakai sistem cuti lagi, tetapi harus melepaskan jabatannya kalau ingin mencalonkan diri lagi.
“Lalu memang masih berlaku pejabat bisa cuti, tapi itu sudah tidak berlaku. Ini mungkin mencegah agar tidak ada intimidasi atau sebagainya kekalangan camat maupun perangkat lainnya,” ujar Mamengko.
Dengan demikian, khusus untuk proses Pilkada Bupati Minahasa yang akan digelar Desember 2007 akhir tahun depan, maka pihak KPU tetap mengacu pada semua data saat proses Pemilihan Presiden (Pilpres) lalu. Dimana, dari 295.000 jumlah penduduk di Kabupaten Minahasa yang terdiri dari 18 kecamatan, sekitar 226.522 yang berhak memilih. Kalaupun terjadi perubahan, kata Mamengko, tidak akan signifikan, atau mencolok. “Kita suka ini pilkada bupati di Minahasa berjalan aman dan sukses, kita nimau mo terjadi kasus rupa di Bitung dan Bolmong. Pokoknya, torang musti meminimalisir semua kekurangan yang bakal terjadi,” harap Mamengko.(pen)
|
|