|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Soal MBHgate, dua nama dikabarkan sudah diteken Mendagri
SIP Empat Petinggi Sulut Belum Diterima Kejati
|
Surat Izin Pemeriksaan (SIP) terhadap empat petinggi di Sulut yang nantinya akan diperiksa sebagai saksi dalam dugaan kasus Manado Beach Hotel (MBH) Rp 18 miliar part II, hingga kini belum juga diterima pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulut. Keempat petinggi yang bakal diperiksa sebagai saksi tersebut di antaranya adalah Ketua DPRD Sulut, Drs Syahrial Damopolii, Mieke Nangka SH, Wakil Gubernur Sulut, Freddy H Sualang, dan Wakil Walikota Manado, Abdi Buchari SE Msi.
Hal ini diungkapkan langsung oleh juru bicara resmi Kejati Sulut, yang juga adalah Kasie Penkum dan Humas Kejati Jeffri Penanging Makapedua SH, ketika menghubungi koran ini, Rabu (26/04) kemarin. “Tolong diberitakan secara resmi, kalau SIP terhadap empat saksi tadi sampai kini belum diterima oleh Kejati Sulut. Dan catat, kalau kami tidak pernah mengeluar-kan statement kalau SIP tersebut sudah berada di tangan ke-jaksaan,” ungkap Makapedua.
Sementara itu, menurut sum-ber yang layak dipercaya, se-karang ini Mendagri sudah me-nandatangani dua nama dari keempat nama tersebut. Kedua nama itu ditengarai dari le-gislatif. “Dan jika tidak ada aral melintang, SIP terhadap dua nama tersebut sudah akan diterima Kejati pada pekan depan,” ujar sumber yang enggan namanya di korankan ini.
Seperti diketahui, dalam pe-ngusutan kasus ini, tim penyi-dik telah menyeret dua petinggi PT Tri Brata Mitra yaitu AB alias Amril, dan JI alias Ishak sebagai tersangkanya. Sampai saat ini, tim penyidik telah memeriksa beberapa orang saksi. Mereka di antaranya adalah mantan Asisten II Pemrop Sulut, Drs JJA Saruan MSi, Pemegang Kas Biro Keuangan Pemrop Sulut, Drs Decky Robot, Kepala Biro Keua-ngan Oscar Wagiu SE, Peme-gang Kas Daerah/Bendaha-rawan Pemprop Sulut, Drs Septeisme Tumakaka, Kabag Anggaran Biro Keuangan, Drs Soleman Torar, dan Drs Beny Tambun, serta Sekprop Sulut Dr Johanes Kaloh.
Sedangkan dari luar daerah yang diperiksa di Kejati DKI Ja-karta adalah petinggi PT BNI Securitas dan beberapa mantan pimpinan BPPN (Badan Pe-ngendalian Perbankan Nasio-nal). Di antaranya Direktur BNI Securitas, Nur Hasyim, mantan Kepala Divisi Keuangan BPPN, Aji Darmanto, mantan pimpi-nan BPPN, Thomas Maria dan seorang lagi yang berinisial DP.(vcq)
|
|