HOME : FOOTBALL

Headlines News  

28 April 2006

 
NEWS CATEGORIES

 

KOMENTAR GROUP

(Football, Metro). Terbit 40 Hal.  Color-BW, Alamat: Kawasan Megamas Blok. B1 No:38 Phone: (0431) 879799,  Fax: (0431) 879798 

Poster Da Vinci Code Dipasang di Gereja


FILM ‘The Da Vinci Code’ bukan saja kontroversi dari kisahnya. Gilanya lagi, poster promosi film itu di Italia, di-pasang pada sebuah rangka bangunan gereja. Tak heran jika Menteri Interior Italia me-nyatakan bahwa mereka akan memindahkan poster ‘The Da Vinci Code’ dari bangunan gereja di Roma yang sedang menjalani renovasi itu, setelah para imam mengeluh. 
Seperti diketahui, poster be-sar, yang menampilkan gambar “Mona Lisa” dari Da Vinci dan judul dari film mendatang, dipa-
jang selama beberapa minggu di Gereja St Pantaleo, berlokasi di dekat jalan utama yang me-rupakan pusat bersejarah dari Kota Roma.
The Rev Marco Fibbi, seorang juru bicara untuk Vikariat Ro-ma, mengatakan bahwa poster itu “menyebabkan masalah.” “Film ini tidak bereputasi un-tuk secara khusus dihargai oleh lingkungan rohaniwan,” kata Fibbi. Para pejabat gereja telah berulang-ulang kali ber-bicara untuk menentang novel terlaris karangan Dan Brown dan film yang dibintangi Tom Hanks dan rencananya akan dirilis 19 Mei itu.
Kisah itu sendiri berpendapat bahwa Yesus menikahi Maria Magdalena dan mempunyai keturunan, dan bahwa Gereja Katolik dan Opus Dei, sebuah organisasi religius konservatif yang dekat dengan Vatikan, menutupi semuanya. “Ini me-ngiklankan sesuatu yang me-nentang Kristus dan menen-tang Gereja,” kata rektor St. Pantaleo, The Rev Adolfo Gar-cia Duran, kepada Associated Press.
Kementerian Interior yang memiliki gereja dan memberi-kan kontrak renovasi kepada pihak luar, mengatakan bahwa poster itu akan dipindahkan segera. Para petugas yang berwenang mengkonfirmasi bah-wa Vikariat Roma telah me-minta agar poster diturunkan melalui sebuah surat.
Memasang poster di rangka yang sedang dibangun rupa-nya merupakan tehnik iklan yang umum di Roma. Opus Dei dan pejabat gereja lainnya telah berbicara untuk menen-tang novel tersebut. Tahun la-lu, seorang kardinal Italia, Tar-cisio Bertone, mendesak ada-nya pemboikotan terhadap novel tersebut.
Opus Dei - yang digambarkan sebagai sekte yang haus kekuasaan dan pembunuhan - menggambarkan “The Da Vinci Code” sebagai sebuah karya fantasi yang menawarkan citra yang cacat dari Gereja Katolik. Dalam sebuah homili baru-ba-ru ini, penginjil untuk rumah tangga kepausan, Rev. Raniero Cantalamessa, mencela profit besar dari teori-teori yang me-nyangkal pengajaran Katolik tentang Yesus. Cantalamessa, seorang imam Franciscan, tidak menyebut nama “The Da Vinci Code,” tapi dia jelas-jelas mengacu pada buku itu dan film mendatang. “Tidak ada yang berhasil untuk menghen-tikan ombak spekulatif ini, yang malah akan mendaftarkan sebuah ledakan dengan sema-kin dekatnya peluncuran suatu film,” kata penginjil itu seperti dilansir christian post.(cpc/*)




  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin