|
|
Alamat:
Kawasan Megamas Blok. B1 No:38 Phone:
(0431) 879799, Fax: (0431) 879798
|
|
![]() |
![]() |
|
Istana
Presiden dijaga 2.000 petugas keamanan
Seluruh Gubernur Dimintakan Siaga
|
Aksi unjukrasa dan mogok nasional secara besar-besar-an di Indonesia menyambut Hari Buruh sedunia tanggal 1 Mei nanti, mengundang ke-waspadaan nasional. Men-dagri M Ma’ruf pun langsung menginstruksikan agar se-luruh gubernur siaga men-jaga stabilitas di daerahnya masing-masing.
Menurut Mendagri, sikap sia-ga ini diperlukan agar kegiatan ekonomi tidak terganggu aki-bat aksi unjukrasa akbar ter-sebut. Ma’ruf juga mengha-rapkan, pengunjukrasa kala-ngan buruh bisa menjaga aksi mereka di lapangan. Yakni me-waspadai penyusupan provo-kator atau tunggangan pihak tertentu sehingga aksi men-jurus anarkis. “Kalau pun ada demonstrasi 1 Mei, tetap dalam koridor hukum dan stabilitas di daerah. Terutama stabilitas ekonomi bisa berjalan baik,” ujar Ma’ruf di Kantor Wakil Presiden, Jumat (28/04).
Sedangkan Menneg BUMN Su-giharto mengatakan, pemerin-tah tidak bisa melarang para buruh memperingati Hari Bu-ruh dalam bentuk apa pun. Namun, para buruh harus ber-tanggung jawab menjaga aksi mereka berjalan tertib. “Itu fair saja,” ujar dia.
Aksi demo buruh 1 Mei ini ju-ga disikapi hati-hati oleh Ma-bes Polri. Siaga I di seluruh In-donesia pun diberlakukan. Un-tuk pengamanan, Polri tidak tanggung-tanggung, 2/3 per-sonelnya siap dikerahkan. Ini belum termasuk bantuan dari TNI.
“Iya, siaga I di seluruh Indo-nesia karena kan buruh ada di mana-mana,” ungkap Wakadiv Humas Mabes Polri Brigjen Pol Anton Bachrul Alam.
Untuk Jakarta, imbuhnya, Polri akan mengerahkan 14.707 personel. Angka ini su-dah termasuk bantuan dari TNI. Khusus di wilayah sekitar Istana Presiden, jumlah per-sonel keamanan mencapai 2.000 orang. “Untuk seluruh Indonesia sekitar 2/3 kekua-tan atau all out force,” katanya.
Namun tampaknya Polri tidak akan melakukan penja-gaan di perbatasan agar para buruh dari luar Jakarta tidak hijrah ke ibukota. “Tapi kita sudah koordinasi dengan kor-lapnya untuk tidak menda-tangkan pendemo dari luar wi-layahnya. Kita antisipasi de-ngan patroli dan razia senjata tajam,” katanya.
Sementara mengenai esti-masi demonstran yang sudah melapor, Anton mengatakan, sekitar 20 ribu di Jakarta, 30 ribu di Banten, 50 ribu di Ja-bar, 10 ribu di Jatim, dan 10 ri-bu di Jateng. Soal tembak di tempat seperti yang dilontar-kan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Firman Gani, Anton menga-takan, hal itu tergantung situa-sinya. “Kan ada protapnya. Kita tidak ingin unjuk rasa yang anarkis. Masyarakat kan su-dah dewasa untuk menyam-paikan pendapat, jadi tidak anarkis,” katanya.
Secara terpisah, Aliansi Bu-ruh Menggugat (ABM) men-jamin aksi unjuk rasa dan mo-gok nasional yang akan dila-kukan Senin lusa, akan ber-jalan damai dan aman. ABM menjanjikan, tidak akan terjadi kerusuhan ataupun tindakan anarkis, dalam bentuk peru-sakan fasilitas umum seperti yang terjadi pada aksi buruh sebelumnya.
Jaminan ini disampaikan ABM kepada wartawan di Jakarta, Jumat (28/04) melalui juru bicaranya, Ilhamsyah. Ia didampingi sejumlah pimpinan serikat buruh, yang tergabung dalam ABM. ABM yang meru-pakan aliansi dari puluhan organisasi buruh ini akan me-ngangkat tuntutan utama agar Undang-undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketena-gakerjaan tidak direvisi.
Ilhamsyah menjelaskan, demi menjamin lancar dan tertibnya aksi unjuk rasa, ABM menyiapkan perangkat aksi dan sistem koordinasi antar-serikat buruh yang bergabung di aliansi secara rapi. Di an-taranya, ribuan peserta aksi akan dibagi dalam regu-regu. Tiap regu terdiri dari 10 orang, termasuk satu koordinator.
“Ini untuk memudahkan ka-mi mengorganisir, tapi kami sadar bahwa aksi kami rawan ditunggangi oleh kepentingan-kepentingan tertentu. Maka kami mohon bantuan polisi un-tuk juga aktif membantu pe-ngamanan aksi,” kata Ilham-syah.
Dia mengungkapkan, menu-rut catatan terakhir, estimasi massa akan mencapai 100.000 orang, karena organisasi bu-ruh dari berbagai daerah, baik di Jawa, maupun luar Jawa te-lah memberikan konfirmasi untuk ikut serta.
Pihak Polda Metro Jaya sendiri memperkirakan jumlah massa yang akan ikut dalam unjuk rasa ini mencapai 10.000 sampai 30.000 orang. Aparat keamanan akan me-nyiapkan 21.000 personel un-tuk mengawal aksi ini. Jumlah ini terdiri dari 12.000 polisi, 5.000 TNI, 4.000 Satpol PP.
Ilhamsyah melanjutkan, aksi akan dimulai pukul 9 pagi. Massa akan berkumpul di Bundaran Hotel Indonesia. Di tempat ini ABM akan men-dirikan panggung. Menjelang siang, ribuan massa akan melakukan reli menuju Istana Merdeka. Dalam kesempatan ini, ABM juga menyampaikan permohonan maaf kepada ma-syarakat luas, bila aksi mereka nanti akan mengganggu akti-fitas masyarakat Jakarta seha-ri-hari.(zal/dtc/kcm)
|
|