HOME : FOOTBALL

Headlines News  

29 April 2006

 
NEWS CATEGORIES

 

KOMENTAR GROUP

(Football, Metro). Terbit 40 Hal.  Color-BW, Alamat: Kawasan Megamas Blok. B1 No:38 Phone: (0431) 879799,  Fax: (0431) 879798 

Sikap Orang Kristen Menghadapi Jemaah Iblis Setan
Oleh: Pdt Abraham Yuwono STh


Dalam dua hari ini media di Sulawesi Utara mengangkat berita tentang rencana The Satanic Church yang menga-dakan Kongres yang pertama di Manado. Beragam tangga-
pan muncul terutama dari hamba-hamba Tuhan. Ada yang menanggapi secara arif dan mengajak gereja untuk bersatu untuk waspada serta berdoa dan mendekat kepada Tuhan. 
Penggunaan istilah The Sa-tanic Church atau Gereja Se-tan adalah tidak tepat. Istilah gereja setan adalah sebuah pelecehan terhadap arti dari gereja itu sendiri. Kata gereja berasal dari bahasa Yunani yaitu ekklesia yang artinya orang yang dipanggil keluar dari kegelapan kepada terangnya yang ajaib (lihat 1 Petrus 2 : 9). 
Rasul Paulus kepada jemaat yang ada di Korintus berkata, sebab itu keluarlah dan pisah-kanlah dirimu dari mereka (2 Korintus 6 : 13). Paulus meng-ajak kepada jemaat yang ada di Korintus untuk memisahkan diri dari kumpulan orang-orang yang tidak percaya. Bagaimana mungkin istilah gereja (kum-pulan orang-orang percaya) disandingkan dengan setan? Jelasnya bahwa kata gereja tidak dapat disejajarkan de-ngan setan. Pekerjaan kedua-nya adalah bertentangan.
Kata yang tepat untuk me-nyebut mereka adalah jemaah Iblis (Wahyu 2 : 9). Jadi jemaah Iblis bukan baru muncul pada tahun 1999 melainkan sudah ada sejak zaman Alkitab ditulis.
Sikap Yang Harus Kita Laku-kan
Terlepas dari benar tidaknya kelompok jemaah iblis menga-dakan Kongres di Manado, sebagai orang percaya kepada Yesus Kristus kita harus me-ngambil sikap yaitu:
1. Menggiatkan doa pepe-rangan. Orang Kristen dipang-gil untuk berjuang dan per-juangan kita bukanlah mela-wan darah dan daging tetapi melawan penguasa-penguasa, pemerintah-pemerintah, peng-hulu-penghulu dan roh-roh jahat yang ada di udara. Orang Kristen harus mengenakan selengkap senjata Allah yaitu ikat pinggang kebenaran, baju zirah keadilan, kasut kerelaan untuk memberitakan Injil damai sejahtera, perisai iman, ketopong keselamatan dan pedang Roh yaitu Frman Allah dan berdoa (Efesus 6 : 10-18). Tuhan juga memberi perintah kepada kita untuk melawan Iblis (Yakobus 4 : 7). Gereja bukanlah kapal pesiar yang isinya adalah orang-orang yang santai tetapi gereja diibaratkan seperti kapal perang yang di dalamnya adalah prajurit– prajurit Allah yang siap ber-perang melawan musuh.
2. Mewaspadai kelompok yang menamakan dirinya perseku-tuan doa:
- yang pada mulanya meng-ajarkan tentang Yesus Kristus tetapi dalam praktik ke dalam-nya terjadi penyimpangan-penyimpangan yang melawan inti dari kebenaran Firman Tuhan itu sendiri (2 Timotius 3 : 5); 
- pengajarannya yang mem-bawa bukan kepada figur Kris-tus tetapi kepada manusia (Yohanes 3 : 30); 
- yang menjerat wanita-wa-nita yang lemah (2 Timotius 3 : 6) 
- yang pengajaran-pengaja-rannya adalah palsu dan injil yang lain (Galatia 1 : 6)
- yang membentuk komuni-tas yang tertutup seperti halnya Jim Jones di Guyana, David Korresh di Waco Texas, Sibuea di Bandung dan lain-lain.(***)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin