|
|
|
![]() |
![]() |
|
Mapanget Nyatakan
Siap Gabung Manado
|
Ratusan warga Desa Mapa-nget, Kecamatan Talawaan, Jumat (28/04) kemarin men-datangi Kantor Walikota Manado. Tujuannya, me-nyampaikan aspirasi kein-ginan bergabung menjadi bagian pemerintahan Kota Manado.
Dalam pernyataan sikap yang disuarakan Danny Ku-mayas, didampingi Koordina-tor Lapangan Adrian Kandou-wangko, Agustinus Wowiling, Avet Haribag dan Arthur Ga-ghaube disebutkan, keda-tangan mereka ke pemkot me-rupakan lanjutan setelah se-belumnya warga telah mele-wati berbagai mekanisme da-lam penyampaian aspirasi yang dilakukan baik melalui DPRD Minut dan Pemkab Minut, un-tuk mempertanyakan tentang pemekaran Kecamatan Di-membe yang dilakukan tanpa melalui kajian ataupun men-jaring aspirasi warga yang ada.
“Timbul pertanyaan, apakah kami masih dianggap rakyat Minut atau sudah akan dile-pas seperti Bandara Sam Ra-tulangi. Untuk itu, sebelum ka-mi dilepas sikap dan langkah kami adalah masyarakat Desa Mapanget, Kecamatan Di-membe, Kabupaten Minut se-cara tegas menyatakan siap bergabung dengan Kota Ma-nado,” seru Kumayas disam-but sorak para pendemo.
Selanjutnya ketika hal ini terjawab, maka seluruh ke-wajiban selaku warga Kota Manado akan dipatuhi antara lain seperti membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) maupun pengurusan IMB. “Untuk itu, kami berharap agar segala administrasi desa segera ditangani oleh Pemkot Manado termasuk pengurusan KTP agar sebagai wilayah Bandara Sam Ratulangi yang masih menjadi bagian Minut akan sah menjadi wilayah Kota Manado,” tandas Kuma-yas kembali.
Sementara itu, Plt Kepala badan Kesbang dan Linmas, Drs Arnold Kowaas yang me-nerima pendemo mengatakan, akan menyampaikan hal ini pada Walikota Jimmy Rimba Rogi SSos, untuk selanjutnya diproses sesuai ketentuan yang berlaku. “Kita siap me-nampung aspirasi ini. Namun sebagai warga negara yang baik maka kita harus tunduk dan mengikuti aturan yang berlaku untuk diproses,” kata Kowaas.(eda)
|
|