|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Pencairan BOS Terhambat di Bank
|
Hingga sekarang sekolah-sekolah di Sulut belum juga menerima dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk SD dan SMP dan dana Bantuan Khusus Murid (BKM) untuk SMA/SMK. Setelah ditelusuri ternyata dana tersebut penyalurannya terhambat di Bank terutama masalah rekening kepala-kepala sekolah.
Menanggapi hal ini Kadis Diknas Sulut Drs A Lomban MSi ketika dikonfirmasi Jumat (28/04) kemarin mengatakan dana BOS dan BKM untuk triwulan I ditahun 2006 ini sudah disalurkan melalui rekening bank dan kantor-kantor pos.
“Menyikapi belum cairnya dana tersebut, setelah tim kami menelusurinya ternyata penghambatnya adalah pada permasalahan rekening masing-masing sekolah. Ada beberapa sekolah yang rekeningnya bermasalah (sudah tidak berlaku lagi, atau perlu diperbaharui, red) dan ini harus segera diselesaikan,” katanya.
Dia mengharapkan pada seluruh kepala-kepala sekolah sekiranya proaktif mengecek pencairan dana tersebut ke Bank dan kantor-kantor pos yang ditunjuk sebagai tempat pembayaran dana BOS dan BKM tersebut.
Kalaupun terjadi permasalahan sekiranya kepala sekolah menurut dia, mencari informasi yang jelas di secretariat Diknas Sulut. “Kalau kepala-kepala sekolah tidak mengambil langkah atau menyelesaikannya permasalahan tersebut, tentunya dana bantuan tersebut akan mengendap di Bank atau di kantor pos,” tambahnya.
Adanya nada miring yang mengatakan bahwa Diknas Sulut telah memfaatkan dana tersebut atau mendepositokannya di Bank, dibantah oleh Kadis Lomban. “Selurh dana Bos dan BKM sudah disalurkan melalui rekening kepala sekolah di bank dan kantor pos. Jadi pihak Diknas Sulut tidak bisa mengambil atau mempergunakan dana tersebut untuk kepentingan pribadi atau instansi,” bantahnya.
Berkaitan dengan adanya pungutan dalam pencairan dana tersebut, Lomban menegaskan, untuk dana BOS dan BKM tidak dipungut biaya atau potongan baik oleh Diknas Sulut maupun pengelola dana itu sendiri. “Sebab dana yang diterima setiap sekolah harus sesuai dengan apa yang diusulkan dan jumlahnya harus sama, dananya langsung di salurkan melalui rekening sekolah,” tambahnya.(lex)
|
|