|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
POTRET
‘Bulan Madu’ di Sangihe
|
LEGISLATOR Ir Femmy Mamudi, salah satu dari 45 anggota DPRD Sulut yang be-lakangan ini menjadi per-hatian. Ini karena ‘putri Sa-nger’ (panggilan Mamudi oleh rekan-rekannya di dewan, red) belum lama menikah dengan Kompol Robert Karepowan SH yakni pada 7 Februari di GPPS Teling Atas.
Jadi setidaknya srikandi PDIP ini masih menikmati masa bu-lan madunya. Status dan akti-vitasnya sebagai isteri inilah yang menjadi bahan guyonan rekan-rekannya. Sampai-sam-pai wajah Mamudi memerah menahan malu dan geram atas sindiran, cibiran dan perta-nyaan.
Tapi di tengah-tengah menik-mati indahnya hidup berke-luarga, mulai Kamis (27/04), anak kedua dari Pdt Ota Her-man Mamudi dan Thilda Rungkat ini, harus me-ninggalkan suaminya di Manado yang ber-tugas sebagai Kasub-bid Rapluhkum Bid Binkum Polda Sulut.
Berada selama seminggu di Sa-ngihe dalam kaitan masa reses tahap pertama dewan untuk bertatap mu-ka dan berdialog de-ngan masyarakat, me-nurut Femmy, sama se-perti berbulan madu ke-dua. Ini lantaran Tahuna adalah tempat kelahiran-nya, 41 tahun silam te-patnya pada 2 Juni 1964.
“Saya berupaya mengatur wak-tu. Kalau tak sempat masak pagi untuk suami, sepulang dari kantor saya singgah di Pasar Jengki karena kebetulan tem-pat tinggal di Sindulang,” ucap-nya sembari mengatakan saat ini semua urusan rumah tang-ga masih diurus sendiri alias tanpa pembantu.
Mengenai hobby, salah satu kandidat wakil bupati Sangihe ini mengatakan membaca. Da-lam menjaga kebugaran dan kesehatannya, dipilih erobik dan berenang di rumah serta mendengar-kan mu-sik.(teddy)
|
|