HOME : FOOTBALL

Headlines News  

01 December 2006

 
NEWS CATEGORIES

 

KOMENTAR GROUP

(Football, Metro). Terbit 40 Hal.  Color-BW, Alamat: Kawasan Megamas Blok. B1 No:38 Phone: (0431) 879799,  Fax: (0431) 879798 

2 hari sebelum hilang, makan di Masho-so
Feri Rencanakan Cuti Natal di Manado… 


Berita hilangnya Ferdinand Possumah ketika menerbang-kan helikopter dari Manokwari menuju Nabire Selasa (28/11) lalu, benar-benar mengejutkan saudara-saudaranya di Ma-nado. Pasalnya, sebelum di-laporkan hilang, pilot jebolan Cu-rug tahun 1980 itu sempat da-tang di Manado pada hari Ming-gu (26/11), atau dua hari sebe-lum diberitakan hilang.
‘’Minggu dia sempat datang ke
Manado dan bertemu saya,’’ aku Rudi Possumah, sang ka-kak ketika diwawancarai Komentar, tadi malam (30/11) via telepon. Rudi mengakui, banyak kesan yang ditangkap-nya ketika bertemu Feri, sa-paan akrab Ferdinand oleh ke-luarganya. 
‘’Waktu datang di Manado, dia menggunakan helikopter dari penerbangan Jakarta, Ma-kassar, Palu dan Gorontalo. Se-waktu berada di Palu, dia sem-pat mengirim SMS kepada sa-ya yang isinya ‘Minta topang dalam doa’,’’ tutur Rudi.
Menariknya, ketika bertemu dengannya di Manado, Feri sempat melontarkan keingi-nannya untuk minta cuti Natal dari tugasnya sebagai pilot handal di Perusahaan Aviastar Mandiri. ‘’Dia bilang, untuk Natal nanti ingin meraya-kannya di Manado, dan Ferry ingin cuti,’’ ungkap Rudi se-raya mengatakan, waktu itu dia dan Feri sempat makan bersama di RM Masho-so di kawasan Megamas.
Seninnya (27/11), Feri pun berangkat membawa helikop-ter menuju Sorong dan kemu-dian menuju Manokwari pada Selasa (28/11) serta menerus-kan perjalanan tugas ke Nabi-re. Waktu itu, Ferry sempat mengontak saudaranya di Papua, Eddy Possumah bahwa pesawat yang diterbangkan-nya mengalami kerusakan me-sin, sehingga harus mendarat ‘darurat’. 
Tapi setelah diperbaiki, Feri bersama seorang teknisi, ter-bang lagi meneruskan perja-lanan ke Nabire. Tapi sejak itu, Feri kehilangan kontak, padahal dia membawa hand-phone. Feri juga tidak sampai-sampai di Nabire sesuai tujuannya. Sehubungan de-ngan hal itu, pihak tim SAR dan perusahaan telah ber-usaha melakukan pencarian. Tapi sampai kemarin (30/11), nasib Feri dan helikopter yang dibawanya belum ditemukan. Keluarga kini berharap Feri mendapat pertolongan Tuhan, melalui doa yang dipanjatkan keluarga. 
Feri sendiri adalah putera asli Minahasa asal Tomohon. Dia adalah anak keempat dari 5 bersaudara. Jebolan SMA 3 Manado pada tahun 1979 itu, termasuk siswa pintar dan berprestasi di sekolahnya. Bahkan sewaktu masih SMA, dia pernah dipercayakan mengikuti pertukaran siswa ke Kanada. Begitu lulus SMA, Feri masuk sekolah penerbangan Curug. Setelah tamat, Feri bekerja di Pelita Air Service dan kemudian pindah ke Gatari, dan terakhir bekerja untuk Aviastar Mandiri.(harwin) 

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin