|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Kepolisian Siap Antisipasi Peredaran Upal
|
Imbauan Bank Indonesia (BI) agar masyarakat lebih berhati-hati dan mewaspadai beredar-nya upal (uang palsu), men-dapat tanggapan Polda Sulut. Kepada Komentar, Kamis (30/11), Kabid Humas Polda Sulut, AKBP Drs Benny Bella menga-takan pihaknya siap mengan-tisipasi peredaran upal.
“Kami siap antisipasi pere-daran upal. Sebab kebanyakan masyarakat tidak memperha-tikan atau tidak tahu mana uang asli atau palsu. Apalagi men-jelang Natal ini,” tukas Bella.
Peredaran upal, menurut Bella, kapan saja bisa terjadi. “Bukan hanya menjelang Natal ini atau hari raya besar. Olehnya dibutuhkan ketelitian masyarakat saat melakukan transaksi,” ujar mantan Ka-polsek PT Freeport di Timika-Irian ini.
Ditambahkan, hingga saat ini Polda Sulut belum mene-rima laporan dari masyarakat akan peredaran upal.
Sementara itu antisipasi beredarnya uang palsu di di seputaran Pusat Kota Manado telah diwaspadai Polsek We-nang. Demikian yang disam-paikan Kapolsek Wenang AKP Gustaf Lengkong melalui Kasat Reskrim Ipda Rivo Malonda SH di ruang kerja-nya, Kamis (30/11).
Senada dengan Bella, Malon-da menyatakan beredarnya uang palsu tak mutlak hanya menjelang hari raya Natal dan Tahun Baru. “Hari biasapun sangat berpotensi. Mengingat transaksi di daerah pusat pembelanjaan setiap hari terjadi. Kendati demikian hal itu telah kami waspadai,” kata Malonda.
Dijelaskan, kasus peredaran uang palsu yang sudah dita-ngani Polsek Wenang jelang akhir tahun ini ada dua kasus yang kini telah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Manado. Di antaranya kasus pada Juli dan November 2006 lalu.
Untuk itu, ucap Malonda, atas nama Kapoltabes Mana-do, pihaknya mengimbau ma-syarakat agar segera melapor apabila mencurigai atau me-nemukan uang palsu.(jok/wel)
|
|