|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Jalan Kotabunan-Buyat Ambrol
|
Satu-satunya ruas jalan yang menghubungkan Kotabunan dan Desa Buyat, kini mengalami kerusakan berat. Sebagian badan jalan yang berada di sebelah kiri, dari arah Kotabunan-Buyat,telah jatuh ke jurang. Ambrolnya jalan itu makin diperparah dengan curah hujan yang tinggi, hingga sangat berpotensi menimbulkan kecelakaan. Bahkan bukan hal yang mustahil, apabila curah hujan tak berkurang, maka jalan ini terncam ambrol total.
Ironinya, meski sudah lebih dari enam bulan ambrol, namun sampai kini belum ada niat baik dari pemerintah propinsi untuk melakukan perbaikan, setidaknya mengalokasikan dana pemeliharaan. Padahal ruas jalan ini sangat penting bagi warga di Kecamatan Kotabunan dan sebagian Kecamatan Nuangan, sebagai satu-satunya sarana transportasi yang menghubungkan Kotabunan-Manado lewat Ratatotok.
“Kalau musim hujan seperti sekarang, ndak lama mo ambrol samua itu jalan. Jadi warga Kotabunan yang mo ke Manado, terpaksa harus lewat Kotamobagu lagi,” tutur Sarkawi Modeong dalam kapasitas dia sebagai tokmas Desa Buyat.
Pria yang juga salah satu legislator dari F-PG ini pun menyampaikan aspirasi warga Kotabunan yang ditujukan kepada Pemprop, agar segera dapat mengalokasikan dana untuk perbaikannya. Hal senada disampaikan juga tokmas Kotabunan, Salim Landjar. Ia me-warning Pemprop, jangan sampai sudah terjadi kecelakaan, baru rame-rame datang menjadi pahlawan. “Kondisi jalan itu sudah harus ditangani sekarang juga. Jika tidak, akan rawan kecelakaan,” warning Lanjar. (tus)
|
|