|
|
|
|
![]() |
e![]() |
|
Dana IKM Rp 1,350 Miliar Macet
|
Dana bergulir penguatan modal yang disalurkan kepada pelaku usaha Industri Kecil Menengah (IKM) Sulut dan Gorontalo sebesar Rp 1,350 miliar, kini menjadi kredit macet. Pasalnya, dari 59 IKM yang menerima kucuran tahapan awal tahun 1999 dan selanjutnya pada tahun 2001 pada 14 IKM, baru 3 IKM yang melakukan pengembalian, yang meliputi Gorontalo, Manado dan Bitung.
Menurut Pengelola Lembaga Pembinaan Terpadu (LPT) Indag, Son Sangadi macetnya dana ber-gulir itu disebabkan oleh ada-nya krisis moneter yang memukul kegiatan usaha, sehingga pelaku usaha IKM kesulitan dalam melakukan pengembalian. “Dana bergulir ini direalisasikan melalui dua lembaga pendampingan yakni dari Unsrat dan dari pede-saan yang kemudian merekomen-dasikan pada kabupaten/kota. Namun dalam kondisi saat ini, pemerintah pusat telah mem-berikan petunjuk pada kita un-tuk memberikan pembinaan pa-da pelaku usaha agar dana yang dipinjamkan dapat dikemba-likan,” ujar Sangadi, Kamis (30/11) kemarin.
Selanjutnya kata Sangadi, ma-salah ini telah diperiksa BPK dan sudah diketahui kejelasan-nya. “Kendati sudah melewati batas waktu, namun upaya un-tuk pengembalian kredit ini, su-dah kita sampaikan kepada IKM melalui pembinaan. Dan dari upaya ini, IKM telah menunjuk-kan niat baiknya untuk melaku-kan pengembalian,” tukasnya seraya menambahkan bunga yang dibebankan pada pinja-man kredit tersebut dipatok sebesar 10 persen setahun.(eda)
|
|