|
|
Alamat:
Kawasan Megamas Blok. B1 No:38 Phone:
(0431) 879799, Fax: (0431) 879798
|
|
![]() |
![]() |
|
Feri Possumah
Terus Dicari SAR
|
Proses pencarian hilang-nya helikopter yang dipiloti Ferdinand ‘Feri’ Possumah yang raib sejak Selasa (28/11) lalu di antara Manokwari-Na-bire (Irian Jaya), masih terus dilangsungkan. Sempat ber-kembang informasi, Feri diduga
selamat. Pasalnya, dika-barkan tim SAR yang sedang melakukan pencarian dari udara, sempat melihat tem-bakan peluru suar di lokasi yang diduga sebagai tempat hilangnya helikopter.
Hal tersebut dibenarkan Rudi Possumah, kakak kan-dung Feri. “Informasi tersebut disampaikan rekan satu kantor Feri, David, di Jakarta. Ia menelepon saya, katanya tim SAR hari Sabtu (02/12), melihat ada peluru suar yang ditembakkan dari bawah. Tapi David tidak memberitahu di wilayah mana, tembakan tersebut terlihat,” kata Rudi, Minggu (03/12), yang ditemui di rumahnya di Perkamil.
Bukan hanya itu, tambah Rudi. “Kami memperoleh in-formasi dari teman saya terse-but, sempat terlihat sejumlah pohon yang bagian atasnya terbuka. Tapi saat ditanyakan ke saudara kami di sana, infor-masi itu tak benar karena kon-disi cuaca berkabut beberapa hari terakhir,” tuturnya.
Rudi juga mengungkapkan berdasarkan informasi dari rekannya yang lain, Camat Wasior (sebuah kecamatan di pesisir Teluk Cendrawasih), mengaku mendengar suara helikopter melintas di hari helikopter Feri diduga hilang. “Informasi tersebut didapat dari rekan saya Pdt Soni Lantaka yang menelepon sang camat. Sayangnya saat dikonfirmasi ulang, pak camat ragu-ragu. Katanya karena menyangkut nyawa manusia, jadi ia tak bisa memastikan,” keluh Rudi yang berencana berangkat ke Ma-nokwari hari ini.
Lebih lanjut Rudi menyata-kan, adiknya merupakan pilot pemberani. “Ini diakui oleh rekan-rekan Feri. Ia tidak takut melewati medan yang sulit di Papua. Sehingga Feri lebih ba-nyak ditugaskan untuk me-lakukan penerbangan di sana, dibandingkan dengan sesama rekan pilotnya yang lain,” imbuh Rudi.
Ia juga mengaku tak menda-pat firasat atau perasaan apa-pun, menjelang atau setelah helikopter Feri dinyatakan hi-lang. “Yang terutama kami la-kukan adalah berdoa dan me-nyerahkan segalanya kepada Tuhan,” tuturnya.(win)
|
|