|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Proyek RUTR di-Warning Kembali Dewan
|
Setelah Kepala Bappeda Minahasa Utara (Mi-nut), Ir Yos Rumampuk diperiksa oleh Polda Sulut mengenai dugaan pe-nyimpangan terhadap proyek beranggaran Rp 9 miliar ter-sebut, Dewan Minut kembali mengancam tidak akan me-ngetuk APBD tahun 2007 ka-lau draf RUTR belum juga di-selesaikan dan diserahkan ke Dekab Minut.
“Bagaimana kami bisa mem-bahas Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2007 kalau RUTR sebagai lan-dasan dalam pembangunan Minahasa Utara ke depannya tidak ada, dan kami beri batas pada bulan Desember ini, ka-lau tidak APBD 2007 akan ke-tuk,” kata Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Minut, Pdt Thomas TH Sagay, Sth kepada wartawan.
Hal yang sama dikatakan ketua Badan Kehormatan (BK) Minut, Sumual J Paulus SE, yang menyorot penyelesaian RUTR oleh pengusaha peme-nang tender. Di mana semua proyek yang ada dead line sampai tanggal 15 Desember 2006 ini, demikian juga ber-laku bagi proyek Rancangan Umum Tata Ruang.
“Kalau mereka tidak dapat selesaikan, maka perusaha-an pemenang tender harus dikenakan Tuntutan Ganti Rugi (TGR), sehingga apa pun permasalahannya ter-masuk dugaan penyimpa-ngan, mereka harus mem-buktikan proyek itu selesai pada waktunya, dan Mina-hasa Utara sudah sangat membutuhkan Rancangan Umum Tata Ruang itu,” tan-das Paulus.(oan)
|
|