|
|
|
|
![]() |
e![]() |
|
Dari Rakerda REI Sulut
Menpera: Listrik Salah Satu Penghambat Realisasikan Sejuta Rumah
|
Listrik menjadi salah satu persoalan yang menyebabkan sulitnya merealisasikan program sejuta rumah. Hal ini disampaikan Menteri Negara Perumahan Rakyat, Yusuf Asy’ari saat membuka Rakerda/Rakorbang Real Estate (REI) Sulut dan Gorontalo di Hotel Ritzy kemarin.
Dikatakannya, di sejumlah daerah listrik menjadi persoa-lan. “Sebab sebagus apa pun ru-mah yang dibangun kalau tidak ada listriknya, pasti tidak akan memberikan rasa nyaman bagi masyarakat,” kata Menpera.
Di samping listrik, sejumlah persoalan lain yang menjadi hambatan pendirian rumah saat ini antara lain, masih tingginya bunga bank, sulitnya menyediakan lahan, lokasi yang jauh dari tempat kerja, berbelitnya pengurusan per-izinan dan ketersediaan bahan baku, utamanya kayu.
Untuk itu, Menpera menga-jak seluruh stakeholder yang ada untuk bersama-sama me-nopang program sejuta rumah bagi masyarakat.
Sementara itu Ketua DPP REI, Lukman Purnomo Sidi menyatakan, harga Rumah Sederhana Sehat (RSH) yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp 42 juta saat ini, sejujurnya sangat memberatkan pihak pengembang. “Jujurnya harga itu sangat rendah. Apalagi dengan kondisi saat ini, di ma-na bahan-bahan baku untuk rumah sudah naik akan lebih menambah sulit kalangan anggota REI,” ungkapnya sam-bil menambahkan, idealnya harga RSH adalah Rp 52 juta.
Di pihak lain ketua DPD REI Sulut, Leopold Nicolas menya-takan, diharapkan ke depan akan mampu diciptakan iklim usaha yang saling mengun-tungkan antara pengusaha dan pemerintah.
Sedangkan ketua Panitia Pe-laksana Musda/ Rakorbang, Netty Agnes Pantow SE menya-takan, diharapkan dari haja-tan ini akan dihasilkan sejum-lah kesepahaman sehingga sejumlah persoalan yang diha-dapi REI bisa dituntaskan.
Pada kesempatan ini pula dilakukan penandantanganan MoU antara BPN dan pihak REI Sulut untuk sertifikasi yang biayanya Rp 208.000. Sementara saat dialog, pihak PLN Suluttenggo menjanjikan adanya suplai listrik untuk REI sebanyak 3 MW. Acara ini sendiri dibuka oleh sekprop, mewakili gubernur.(ami)
|
|