|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Dugaan penyimpangan proyek RUTR Minut
Bupati Panambunan Bakal Diperiksa Polda Sulut
|
Dugaan penyimpangan dalam proses tender RUTR (rancangan umum tata ruang) Kabupaten Minut (Minahasa Utara), terus diusut aparat Polda Sulut. Selain panitia tender, institusi yang dikomandani Brigjen Pol Drs Yakhobus Jacki Uly ini akan memeriksa Bupati Minut, Vonny Panambunan. Pemeriksaan terhadap orang nomor satu di pemerintahan Minut ini adalah dalam kapasitas sebagai saksi.
Kapolda Sulut melalui Kabid Humas, AKBP Drs Benny Bella ketika dikonfirmasi tak menam-pik akan adanya pemeriksaan terhadap Panambunan. “Bukan hanya dia (Panambunan, red), pejabat lain yang terlibat dalam proyek ini akan kami periksa. Tapi pemeriksaan kepada me-reka ini dalam kapasitas se-bagai saksi,” jelas mantan dosen FISIP Unsrat Manado ini kepada wartawan, Selasa (05/12), di ruang kerjanya.
Soal adanya rumor bahwa Pol-da Sulut telah ‘main mata’ de-ngan panitia tender dan pejabat Setdakab Minut, Bella mem-bantahnya. “Itu tidak benar. Buktinya, kami masih semen-tara mengusut masalah proyek ini,” tandas mantan Kapolsek PT Freeport di Timika-Irian ini.
Sementara itu, salah satu pe-serta tender proyek RUTR, Ron-ny Lumempow yang belaka-ngan diketahui sebagai pelapor proyek yang diduga bermasalah ini terlihat bertandang ke Mapol-da Sulut.
Ketika dimintai tanggapan tujuan kedatangan ke Mapolda Sulut, Lumempow mengaku akan menemui Dirreskrim, Kombes Pol Drs Iskandar Ibra-him MM. “Saya akan bertemu dengan Pak Dirreskrim,” singkat Pjs Ketua Kapet Manado-Bitung ini.
Sebelumnya, penyidik satuan tipikor Ditreskrim Polda Sulut telah memeriksa panitia proyek RUTR, Ir Jos Rumampuk. Peme-riksaan ini dilakukan karena adanya laporan soal proses tender proyek berbandrol Rp 8,9 miliar anggaran 2006 yang sumber dananya dari APBN, diduga sarat Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN).
Rumampuk ketika dicegat di halaman Mapolda Sulut usai menjalani pemeriksaan, enggan memberikan penjelasan. “Saya sudah memberikan keterangan ke penyidik. Kalau kalian war-tawan akan menanyakan soal itu langsung saja ke penyidik,” elak Rumampuk yang juga Ketua Bapeda Minut ini sembari menutup pintu kendaraannya berplat nomor DB 15 F.
Informasi resmi yang dirang-kum Komentar, proyek tata ruang ini sebenarnya ada lima paket pekerjaan. Yakni proyek tata ruang Minut, tata ruang Airmadidi, tata ruang kawasan pengembangan Minut, tata ruang data base GIS (geografis informasi sistem) Minut dan tata ruang foto udara Minut. Lima paket pekerjaan ini harus me-makai lima konsultan. Tapi ke-nyataannya, proyek ini hanya dibikin satu paket saja.(jok)
|
|