HOME : FOOTBALL

Berita Kota Manado dan Sekitarnya 

07 December 2006

 
NEWS CATEGORIES
Mimbar Keagamaan
Opini Redaksi
Seputar Manadoku 
Politik Pemerintahan
Pendidikan Budaya
Bisnis Ekonomi
Hukum dan Kriminal
Historika dan Tokoh
Bolamania Tribun

BERITA DAERAH
Minahasa Induk
Minahasa Selatan
Tomohon
Bitung 
Sanger dan Talaud 
Bolmong 

REDAKSI INFO.
About Us

KOMENTAR GROUP

(Football, Metro, Politix).

Terbit 40 Hal.  Color-BW 

Alamat ; Jl. Sam Ratulagi No.162 Manado  95111 Phone: (0431) 851030 (Hunting)  Fax (0431) 851031 (Redaksi), (0431) 850955 (Merketing) 

  

Anggaran penanganan WTS cuma Rp 95 juta
Masalah Prostitusi Belum Diseriusi Pemkot

 

 IKUTI BERITA LAIN

Pemukulan Wartawan Bentuk Kriminalisasi Pers

Hari Ini, Rombongan Insof ke Jakarta

Besok Muskomda Pemuda Katolik Sulut

Empat komputer dipatok Rp 60 juta
Lagi, Setwan Didera Masalah Dugaan Mark-up

Warga Minta PU tak Obral Janji

Adpel Jamin Keamanan Pelabuhan Manado

In Memoriam Dra Jenny Sarundajang
Kadis Pariwisata Manado Tutup Usia

Pemerintah Kota Manado terkesan tak serius menyikapi masalah prostitusi di Kota Tinutuan ini. Salah satu in-dikasinya adalah minimnya anggaran penanganan Wanita Tuna Susila (WTS) sebagaimana yang tertuang dalam Rencana Kerja Anggaran (RKA).

Besaran anggaran yang diu-sulkan eksekutif untuk pena-nganan WTS ini hanya senilai Rp 95 juta. Tak heran bila mi-nimnya anggaran ini menda-pat tanggapan Dekot Manado, sebagaimana dikatakan Ketua Komisi D, Amir Liputo. Menu-rutnya, anggaran penanganan WTS ini perlu ditambah me-ngingat untuk mengatasi per-soalan prostitusi tak semudah membalik telapak tangan, se-hubungan populasi WTS se-makin membengkak dari ta-hun ke tahun. 
Dijelaskan Liputo, persoalan prostitusi merupakan bias dari kota berkembang khu-susnya kota pariwisata. Karena itu, pemkot harusnya melakukan berbagai upaya untuk meminimalisir per-soalan ini, salah satunya de-ngan alokasi anggaran yang memadai. Di tempat terpisah Walikota Manado, Jimmy Rimba Rogi mengakui bahwa menjamurnya prostitusi di Kota Manado adalah fenome-na yang terjadi pada sebuah kota besar. Bahkan ia me-ngakui bahwa sarang pe-nularan virus HIV di Sulut ada di Kota Manado. 
Sementara itu data yang ber-hasil dirangkum Komentar dari Dinas Sosial Manado, jumlah pekerja seks komersial di Kota Tinutuan ini sudah mencapai ratusan orang. Meningkatnya pekerja seks komersial di kota ini sudah terlihat sebab Kota Manado banyak melahirkan tempat hiburan malam yang berfungsi ganda.(ran)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin