|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
PNS dan Pejabat Minut
Dinilai Perlu Tes HIV/AIDS
|
Penyebaran virus HIV/AIDS di Bumi Nyiur Melambai sudah sangat memprihatinkan. Dari data yang ada menyebutkan, tak kurang dari 180-an warga Sulut telah terinveksi virus mematikan ini. Menyikapi hal itu, pejabat, personel DPRD dan ratusan PNS di Minut, dinilai perlu melakukan tes darah guna, memastikan bahwa di jajaran Pemkab Minut bersih dari epidemi yang paling berbahaya ini.
“Siapa saja beresiko ter-inveksi HIV/ AIDS, sebab pe-nyebaran virus ini tidak hanya akibat berhubungan seks be-bas, namun penggunaan ja-rum suntik yang tidak steril juga bisa memicu penyebaran virus ini. Itu sebabnya, sudah sewajarnya jika pejabat, PNS dan anggota DPRD Minut, melakukan tes HIV AIDS,” ujar Tokoh Pemuda Minut William Luntungan kepada wartawan, Rabu (06/12) kemarin.
Dikatakan Luntungan, selain Kabupaten Minut, beberapa kabupaten dan kota di Sulut sudah sejak lama melakukan hal ini (tes HIV/AIDS, red). Itu sebabnya jika masih ada pejabat yang merasa risih atau tersinggung dengan usulan ini, sebaiknya membuang jauh-jauh perasaan tersebut, karena tes ini juga demi peja-bat yang bersangkutan.
Di tempat terpisah, salah-satu personel DPRD Minut Vonni S Wulur ketika di-mintai tanggapannya menga-takan, usulan Luntungan sangatlah positif untuk dilakukan Pemkab dan Dekab Minut. Sebab, menu-rutnya, penyebaran virus HIV/AIDS tidak memandang bulu. Bahkan, lanjutnya, belasan pejabat di Propinsi Papua dan beberapa kota besar lainnya di Indonesia, setelah melakukan tes HIV/AIDS positif mengidap pe-nyakit ini.(oan)
|
|