HOME : FOOTBALL

Berita Bolamania dan Tribun 

11 December 2006

 
NEWS CATEGORIES

 

KOMENTAR GROUP

(Football, Metro, Politix).

Terbit 40 Hal.  Color-BW 

Alamat ; Jl. Sam Ratulagi No.162 Manado  95111 Phone: (0431) 851030 (Hunting)  Fax (0431) 851031 (Redaksi), (0431) 850955 (Merketing) 

Lintas Berita Tribun

 
Offroader Senior Bakal Tampil di Christmas Offroad IMI Sulut 
SEJUMLAH offroader senior Sulut bakal ikut meramaikan Christmas Offroad IMI Sulut yang rencananya dilaksanakan di Manado Square, Malalayang Manado, 16-17 Desember 2006. Diantara offroader senior Sulut terdapat nama-nama seperti Drs Ronny Eman, Drs Tommy Kaunang, Edwin Eman SE, Joudi Watung dan Rommy Kuhu.
Ketua Panitia Pelaksana, Roy Maramis SH didampingi Bendahara, Rommy Kuhu kepada Komentar di sela-sela pembuatan sirkuit, kemarin mengatakan bahwa informasi yang sudah diterima panpel, para offroader terbaik Sulut tersebut telah menyiapkan diri untuk ikut meramaikan iven yang bakal diawasi langsung oleh PP IMI.
Dijelaskan Maramis, yang juga mantan Ketua KNPI Manado, iven tersebut dipastikan ramai sebab, selain mempertandingkan kategori Offroad, pihak panpel juga akan menggelar kejuaraan motokros dan grasstrack. “Belakangan ini kejuaraan offroad, motokros dan grasstrack cukup digemari kalangan otomotif Sulut. Karena itulah saya yakin iven tersebut bakal ramai,” tutur Maramis.
Sementara itu, Ketua Umum Pengda IMI Sulut, Drs Ronny Eman mengatakan bahwa iven tersebut bakal menjadi agenda tetap IMI Sulut setiap tahun. “Kami akan melakukan evaluasi apakah nanti iven ini akan dilaksanakan dua atau tiga kali setahun ataukah hanya satu kali setahun,” sebut Eman, yang didampingi Sekretaris Umum, Max Wurarah SH.
Dari pengamatan di lapangan, pembuatan sirkuit kini terus dioptimalkan oleh pihak panpel. Bahkan, salah satu design sirkuit dari PP IMI sudah tiba di Manado untuk menata sirkuit yang akan digunakan pada tiga kategori kegiatan. “Pembuatan sirkuit sudah tidak masalah,” sebut Wurarah.(dni)

Promotor Nasional Siapkan Tinju Ampro di Manado
PROMOTOR nasional Boy Kelung menurut rencana, bulan Januari 2007 akan segera menggelar Kejuaraan Tinju Amatir Profesional (Ampro) di Manado. Menariknya, iven tersbut bakal digelar dengan melakukan kerjasama dengan salah satu stasiun televis swasta di Sulut. 
Menurut Kelung, yang juga mantan petinju nasional, untuk pertandingan awal, ia sudah menyiapkan partai antara petinju profesional nasional asal Sulut, Henky Wuwungan melawan petinju asal Filipina. “Selain Henky kami juga menyiapkan partai menarik antara Melky Lelemboto melawan petinju nasional,” tutur Boy Kelung, yang pernah menjadi pelatih pelatnas tinju amatir.
Selain tinju profesional, kata Kelung, pihaknya juga akan mempertandingkan kategori amatir yang melibatkan petinju-petinju amatir di Sulut. Hal ini dilakukan agar petinju amatir Sulut bisa lebih menambah jam terbang melalui pertandingan yang berjenjang. “Siapa petinju amatir yang nantinya ditampilkan kami akan melakukan konsultasi dengan Pengda Pertinas Sulut,” tukasnya.(dni)

Pengda PBSI Sulut Cup Berlangsung Seru
SEJUMLAH pebulutangkis kawakan Sulut ikut ambil bagian pada Kejuaraan Bulutangkis Pengda PBSI Sulut Cup, yang dilaksanakan di GOR Wolter Monginsidi, Manado, 08-10 Desember 2006. Diantara pebulutangkis kawakan yang ikut tampil diantaranya Jackson Lomban dan Stevy Lantang. 
Selain itu, sejumlah pebulutangkis veteran seperti Roy Mewoh, Jan Kaunang juga terlihat ikut ambil bagian di iven tersebut. Dari pengamatan di lapangan, meski yang bertanding adalah pemain-pemain yang sudah mendekati setengah baya, tapi semangat juang masih cukup tinggi. Itu terlihat dari serunya pertandingan, 
Ketua Panpel, Refly Lumawir SH mengatakan iven tersebut diikuti oleh pebulutangkis dari berbagai daerah seperti Manado, Tomohon, Tondano, Minsel, Minut, Bitung dan Bolmong. Seusai pembukaan oleh Sekum Pengda PBSI Sulut, Drs Jimmy Monintja MAP, sejumlah pertandingan langsung digelar. “Kami menjadwalkan pertandingan pada malam hari karena kalau siang pandangan pemain agak silau,” ujar Refly Lumawir.
Senentara itu, Komtek Pengda PBSI Sulut, Adri Lomban mengatakan meski pertandingan tersebut hanya diikuti sekitar 90-an peserta, tapi jumlah tersebut sudah cukup banyak untuk kategori senior dan veteran. “Memang kita perlu maklum karena iven ini sudah jarang dipertandingkan. Mudah-mudahan pada waktu mendatang, iven ini bisa lebih digairahkan kembali,” sebutnya.(dni)

Olahraga Selam Ramaikan Festival Pantai Manado
CABANG olahraga selam ikut ambil bagian untuk meramaikan Festival Pantai, yang digelar di Manado, 08-09 Desember 2006 di Dermaga Megamas Manado. Sekretaris Pengda POSSI, Noldy Kaunang kepada Komentar, kemarin mengatakan untuk kegiatan tersebut hanya dilombakan nomor 2000 Meter Fin Swimming putra-putri. 
Untuk kategori putra, pemenang pertama adalah Hanny Masengi disusul Micky diperingkat kedua dan Albert Polakitan di posisi ketiga. Sementara di kategori putri, pemenang pertama adalah Cici Randang disusul, Devy Salam dan Ceryl M. “Saya lihat atlet-atlet selam Sulut cukup bersemangat ikut pada iven tersebut,” kata Kaunang.
Lebih jauh dikatakan Kaunang, iven seperti itu memang sangat diharapkan oleh atlet-atlet selam Sulut sebab, selain berkompetisi meraih yang terbaik, iven juga memberikan pengalaman berharga bagi atlet-atlet Sulut. “Mudah-mudahan frekwensi iven seperti ini di Manado bisa lebih ditingkatkan,” imbuhnya.(dni)

Ratusan Taekwondo Sulut Ikut Ujian Kenaikan Sabuk
SEMANGAT para atlet dan pembina cabang olahraga taekwondo Sulut patut diacungi jempol. Pasalnya, meski pengurusnya masih belum juga beres, tapi atlet-atlet dan pelatih taekwondo tetap bersemangat untuk melakukan ujian kenaikan sabuk. Hal itu terlihat ketika digelar ujian kenaikan sabuk yang dilaksanakan di GOR Wolter Monginsidi Manado, Minggu (10/12) kemarin. 258 atlet taekwondo dari 12 club di Manado ikut ambil bagian dalam ujian yang langsung dipimpin oleh Novry Lapasiang.
Ketika dikonfirmasi, Novry membenarkan tentang adanya ujian kenaikan sabuk. Menurutnya, ujian tersebut memang sudah diagendakan oleh para pelatih. Dan, Minahasa Utara telah mengawali kegiatan ujian kenaikan sabuk yang kemudian akan diikuti oleh Bolmong “Kami perlu untuk melakukan ujian kenaikan sabuk karena program latihan yang sudah dilakukan selama ini harus diakhiri dengan ujian,” sebut Lapasiang, yang tetap eksis berjuang untuk kemajuan olahraga taekwondo Sulut.
Menurutnya, program pembinaan di klub-klub tetap berjalan seperti biasa meski kepengurusan Pengda TI Sulut belum eksis. “Selama ini klub-klub taekwondo di Sulut tetap eksis melakukan latihan rutin. Karena itu, ketika ada program kenaikan sabuk, kami tidak mengalami kendala,” sebut Lapasiang, yang juga dikenal sebagai salah satu atlet pencak silat Sulut.(dni)

 
  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin