HOME : FOOTBALL

Headlines News  

11 December 2006

 
NEWS CATEGORIES

 

KOMENTAR GROUP

(Football, Metro). Terbit 40 Hal.  Color-BW, Alamat: Kawasan Megamas Blok. B1 No:38 Phone: (0431) 879799,  Fax: (0431) 879798 

Natal, Polisi Imbau tak Bawa Tas ke Gereja


Ancaman teror bom dari te-roris dalam perayaan Natal te-rus diantisipasi jajaran ke-polisian. Untuk itu, jajaran kepolisian mengusulkan agar gereja bisa menerapkan kebi-jakan ‘melarang’ jemaatnya masuk ke gereja membawa tas dalam perayaan Natal men-datang. 
“Apapun kepentingannya, baik itu untuk bersembahyang atau beribadah, kita harapkan umat Kristiani tidak membawa tas masuk ke dalam gereja,” kata Kapolda Bali, Irjen (Pol) Paulus Purwoko, di Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Sabtu (09/12).
Purwoko mengatakan, im-bauan untuk tidak membawa tas tersebut utamanya dite-kankan pada seputar perayaan Natal mendatang. “Ini dimak-sudkan untuk menghindari adanya orang yang berpura-pura ikut bersembahyang di ge-reja, namun nyatanya seorang penjahat yang hadir dengan membawa bahan peledak atau bom,” ujar Purwoko.
Sekarang, lanjut dia, dengan tidak adanya orang yang diizinkan membawa tas ke dalam ruang gereja, tentu dengan sendirinya akan cukup menyulitkan langkah para penjahat yang akan hadir dengan barang bawaannya.
“Bom yang ukurannya relatif besar, biasanya memerlukan wadah atau alat pembungkus seperti tas. Mengingat itu, sebaiknya ditetapkan keten-tuan bagi umat untuk tidak membawa tas ke gereja,” kata Purwoko. Guna menjembatani maksud polisi seperti itu, Ka-polda mengatakan bahwa pi-haknya telah melakukan koor-dinasi dengan panitia Natal bersama di seluruh Bali.
“Kita sudah bicarakan, de-ngan harapan panitia Natal nantinya dapat menerapkan pelarangan terhadap siapa saja yang datang dengan membawa tas masuk ke dalam gereja,” ujar Purwoko. Kapolda menga-kui kalau pihaknya tidak dapat melakukan pelarangan secara langsung kepada siapa saja yang hadir di gereja dengan membawa tas. “Tidak ada ketentuan hukum yang me-ngatur itu. Sementara polisi ha-rus bekerja di dalam koridor hukum,” ujarnya menambah-kan.
Sehubungan dengan itu, kata Purwoko, pihaknya hanya bisa berharap kepada panitia Natal atau majelis gereja yang dapat melakukan pelarangan. De-ngan diterapkannya pelara-ngan umat membawa tas ma-suk ke dalam gereja, senan-tiasa diharapkan dapat me-ngindari adanya aksi kejahatan berupa peledakan bom selama hari Natal mendatang.(gtr/*)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin