|
|
|
|
![]() |
e![]() |
|
IKM Sulut Masih Tertinggal
|
Pelaksanaan Konvensi Nasional Gugus Kendali Mutu-Industri Kecil Menengah (GKM-IKM) yang dilaksanakan di Manado Convention Center (MCC) tanggal 6 hingga 8 Desember lalu, menyisakan pengalaman tersendiri bagi IKM Sulut.
Pasalnya, dalam iven tersebut, DKI Jakarta yang masuk dalam kategori Stream A ditetapkan sebagai IKM terbaik. Diikuti kemudian oleh Bali dan DI Yogyakarta. Sedangkan dalam Stream B, Kalbar menempati posisi pertama dan disusul selanjutnya oleh NTB dan Kalsel. Kemudian dalam kategori Stream C, Banten berada pe-ringkat pertama dan disusul Go-rontalo dan Bangka Belitung. Sementara Sulut sendiri tidak mendapat apa-apa.
“Sulut dalam konvensi GKM-IKM ini berada pada Stream C. Kendati tidak masuk peringkat namun ini bukan hal terpenting. Sebab, utamanya kegiatan ini adalah bagaimana menjadikan momen ini menjadi sarana untuk memotivasi serta bekerja keras untuk meningkatkan IKM,” kata Kepala Disperindag Sulut Drs Albert Pontoh.
Lebih lanjut Pontoh menam-bahkan, pelaksanaan GKM-IKM di Sulut ini, banyak membawa sisi positif, terutama antara pe-serta dapat saling memberikan informasi dan ini sangat penting dalam membangun kerjasama. “Melalui forum yang dihadiri sekitar 300-an peserta ini, Sulut sebagai tuan rumah semakin dikenal. Sebab, kehadiran mere-ka membawa nilai tambah, mu-lai dari bidang pariwisata hingga produk unggulan yang dihasil-kan daerah ini,” tukas Pon-toh.(eda)
|
|