|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Pembangunan Jembatan Palamba nanti tahun depan
Pemkab Kecewakan Warga Temboan-Rumbia
|
Keberpihakan terhadap masyarakat, ternyata belum serius ditunjukkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa. Buktinya, pembangunan jembatan di Desa Palamba, Kecamatan Langowan Selatan, belum akan dilakukan tahun ini.
Sebab menurut Juru Bicara Pemkab Minahasa Glady Kawatu SH MSi, pembangu-nan akan dilakukan pada 2007. Dan itu sudah bisa di-pastikan karena Dinas Pra-sarana dan Pemukiman Ka-bupaten Minahasa telah menganggarkannya. Namun untuk perbaikan menjelang Natal, Kawatu belum bisa memastikannya.
“Kata Kadis Praskim, pi-haknya masih akan mengecek lagi kondisi jembatan itu apakah akan diperbaiki tahun ini atau tidak. Yang pasti, tahun depan sudah ada jembatan baru di sana,” ujar Kawatu.
Mendengar hal ini, sejumlah warga Temboan dan Rumbia langsung menyatakan keke-cewaan mereka.
“Kalo nanti taon depan mo beking, so nyanda guna. Karena kalo taon depan torang lei boleh mo cari dana kong kerja bakti beking betul itu jembatan, biar cuma nyanda lama mo pake. Yang torang perlu skarang, karena so mo Natal ,” tutur sejumlah warga dua desa diatas saat ber-bincang-bincang dengan sejumlah wartawan di Ter-minal Langowan, Sabtu (09/12) lalu.
Di lain pihak, sejumlah masyarakat Langowan meni-lai bahwa perhatian Pemkab Minahasa pada sejumlah desa di Kecamatan Langowan Sela-tan sangat minim. Berkaca dari pengalaman sebelumnya, proyek pembangunan jalan Langowan-Palamba tak kun-jung dilaksanakan. Setelah ditelusuri, proyek itu ternyata sudah dialihkan. “Makanya pemkab jangan cuma urus-urus Persmin. Lihat dulu ke-butuhan masyarakat,” tandas Marvel Ch Sepang, aktivis muda asal Langowan.
Seperti diketahui, kondisi jembatan di ujung Desa Pa-lamba yang memiliki panjang sekitar 15 meter dan lebar sekitar 5 meter itu sudah sa-ngat memprihatinkan. Pasal-nya, besi penyangga balok kayu kelapa sudah mulai berkarat termakan usia. Belum lagi kondisi balok kayu yang sudah lapuk diterjang cuaca.(dav)
|
|