HOME : FOOTBALL

Berita Minahasa Selatan 

11 December 2006

 
NEWS CATEGORIES

 

KOMENTAR GROUP

(Football, Metro, Politix).

Terbit 40 Hal.  Color-BW 

Alamat ; Jl. Sam Ratulagi No.162 Manado  95111 Phone: (0431) 851030 (Hunting)  Fax (0431) 851031 (Redaksi), (0431) 850955 (Merketing) 

Mitra Sah, Jangan Jadi Ajang Saling Menjatuhkan

 
Keberhasilan terbentuknya kabupaten Minahasa Tenggara menjadi daerah otonom baru, merupakan hasil jerih payah dari banyak pihak. Karena itu, setelah Mitra resmi berdiri menurut undang-undang, jangan justeru komponen warga Mitra mulai saling menjatuhkan karena kepentingan Pilkada. 
Demikian dikatakan ketua Forum Pendukung Pembentukan Kabupaten Mitra, Johanis Jangin SE. Menurutnya, sungguh sangat tidak bijaksana bila terbentuknya Mitra justeru akan memicu pertikaian. “Waktu itu banyak pihak meragukan apakah Mitra akan jadi. Tetapi dengan semangat dan tekad pantang menyerah, perjuangan terus dilakukan. Dan terbukti perjuanagn itu telah berhasil. Karenanya jangan sampai justeru setelah perjuanagn berhasil kemudian kita mulai saling menjatuhkan atau bertikai,” ujar Jangin, tadi malam (10/12). 
Jangin memaparkan, keberhasilan perjuangan sehingga Mitra jadi daerah otonom baru adalah perjuangan seluruh komponen Mitra, bukan hanya perjuangan satu dua orang saja. “Masing-masing komponen mempunyai peran berbeda. Sekecil apapun peran dan kontribusi masyarakat dalam perjuangan, haruslah dihargai, dan jangan diabaikan,” katanya. “Sehubungan dengan keberhasilan ini saya mengucapkan selamat kepada masyarakat Mitra semoga Tuhan memberkati perjalanan kabupaten Mitra untuk menuju masyarakat lebih sejahtera,” tukasnya. 
Selanjutnya Jangin berpendapat, penempatan penjabat Bupati diserahkan sepenuhnya kepada gubernur untuk menentukan. “Dan sebaiknya penjabat Bupati adalah figur yang benar-benar profesional dan independen, serta tidak ada rencana mundur dan mencalonkan diri dalam pilkada. Dan yang paling penting adalh penjabat Bupati harus berhasil memfasilitasi pelaksanaan Pilkada itu sendiri,” katanya. 
Ditanya apakah fenomena saling menjatuhkan mulai tergambar dalam konstalasi politik Mitra, Jangin enggan berkomentar lebih. Menurutnya, kalau masing-masing komponen sadar bahwa segala sesuatu musti dibuat demi kesejahteraan rakyat Mitra, maka saling menjatuhkan akan dapat diminimalisasi bahkan dihilangkan. 
“Karena itu mari kita bahu-membahu, tanpa menghitung jasa dan pengorbanan kita. Kita harus percaya bahwa masyarakat Mitra adalah masyarakt yang cerdas serta rindu kebersamaan dan perdamaian,” ujarnya, bijak.(ftj)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin