|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Sebulan Terkubur,
Jenazah Korban Penganiayaan Digali
|
Kubur Jefri Lineleyan (36), war-ga Kombos Timur yang mening-gal misterius, bulan lalu di kom-pleks Terminal Malalayang, kini digali lagi, Kamis (07/2) pagi. Penggalian itu terkait kepenti-ngan otopsi untuk memastikan sebab kematian korban oleh tim Forensik RSUP Prof RD Kandou Malalayang. Apakah karena ke-celakaan atau penganiayaan.
Penggalian di pekuburan Ne-nas Kelurahan Kombos Timur dimulai sekitar pukul 09.00 WITA, oleh Tim Forensik yang dipim-pin Dr Jemy Tomuka SpF bersa-ma anggota Poltabes Manado.
Diketahui, November lalu korban dikabarkan meninggal dunia akibat terjatuh dari kendaraan mikro yang ditum-panginya. Setelah diselidiki ke-polisian, sebelum terjatuh ter-nyata korban sempat dianiaya tiga lelaki JW alias Jefri (30) warga Teling, OR alias Okta (29) warga Tuminting serta JK alias Juf (25) warga Mahakeret Manado.
Belakangan diketahui ketiga tersangka ternyata berada ber-sama korban, dalam mikro ketika kejadian. Kapoltabes Manado Kombes Polisi Drs Jhon Latumeten SH ketika dikonfir-masi melalui Kasat Reskrim AKP Roy Sihombing SIK membe-narkan penggalian kubur dan otopsi jenazah Jefri.(wel)
|
|