HOME : FOOTBALL

Berita Mimbar dan Keagamaan 

08 December 2006

 
NEWS CATEGORIES
Mimbar Keagamaan
Opini Redaksi
Seputar Manadoku 
Politik Pemerintahan
Pendidikan Budaya
Bisnis Ekonomi
Hukum dan Kriminal
Historika dan Tokoh
Bolamania Tribun

BERITA DAERAH
Minahasa Induk
Minahasa Selatan
Tomohon
Bitung 
Sanger dan Talaud 
Bolmong 

REDAKSI INFO.
About Us

 

KOMENTAR GROUP

(Football, Metro, Politix).

Terbit 40 Hal.  Color-BW 

Alamat ; Jl. Sam Ratulagi No.162 Manado  95111 Phone: (0431) 851030 (Hunting)  Fax (0431) 851031 (Redaksi), (0431) 850955 (Merketing) 

  

Tangkal kesurupan, Tokoh Agama Ajak Pendekatan Iman

 

 IKUTI BERITA LAIN

Dari ibadah raya Natal Gate of Heaved
Indahnya Bersama Yesus

Varia  Natal

Setelah sebelumnya menimpa tiga warga Malalayang Indah, Kecamatan Malalayang. Kini sekolah yang terletak di bilangan Jalan Santo Yoseph yakni SMA Katolik Santo Aquino Manado dibuat heboh. Pasalnya, sekitar 20-an siswanya mengalami kesurupan. Menanggapi ini sejumlah tokoh agama Sulut kembali mengajak umatnya pada pendekatan iman.

Ketua Majelis Ulama Indo-nesia (MUI) Sulut KH Fauzie Nurani, Kamis (07/12) me-negaskan, sebagai umat ber-agama dan percaya adanya Tuhan Yang Maha Esa kita harus melawan pengaruh jin maupun setan dengan ke-kuatan iman yang kita miliki. Untuk itu, agar jin ataupun sejenisnya tidak mudah masuk dalam diri kita, kita harus banyak berdoa dan berzikir serta tidak lupa melaksanakan sholat lima waktu, banyak membaca Al-Qur’an. Hal ini dimaksudkan agar diri kita dibentengi oleh tembok iman yang kokoh, sehingga tidak mudah di-tembus oleh jin yang hanya bertujuan untuk mencelakai manusia di muka bumi ini. 
Sebab jika diri kita lemah. Artinya tidak dibentengi oleh iman, maka dengan mudah setan maupun jin akan masuk dalam tubuh manusia. “Dan disaat pikiran kita kosong, banyak melamun inilah mereka akan meng-ganggu manusia,” jelasnya. 
Bimas Kristen Manado Pdt John Tilaar iman adalah segala-galanya. Dari pada kita menduga-duga yang belum tentu kebenarannya, maka dengan iman kita bisa me-ngalahkannya. Kecende-rungan untuk membuat inter-pretasi yang subjektif terha-dap pengajaran gereja menja-di pergumulan tersendiri dalam memahami jati diri. 
Untuk itu dalam menyikapi berbagai permasalahan kasus kesurupan baik yang menimpa warga Malalayang maupun 20 siswa SMA Katolik Santo Aqui-no, baiknya kita tetap memiliki dasar pegangan dan landasan untuk pijakan akan tidak mudah roboh dan lemah, yaitu dengan kekuatan firman.(aan)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin