|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Pembangunan fokus ke Matungkas-Airmadidi
Pemkab Diminta Jangan Pilih Kasih
|
Pembangunan sarana dan prasarana pemerintahan di Kabupaten Minahasa Utara terbilang cukup pesat. Namun demikian, hal ini mengundang sorotan warga Kecamatan Kauditan dan Kemah karena menganggap pembangunan tersebut kental unsur pilih kasih karena hanya terfokus ke wilayah Airmadidi dan Matungkas.
“Apa karena Bupati dan Wakil Bupati Minut orang Airma-didi dan Matungkas sehingga pembangu-nan di Minut keliha-tan sengaja diarahkan ke dua desa tersebut?. Ingat wilayah di Ke-camatan Kauditan dan Kemah juga cu-kup strategis karena berdekatan dengan Kota Bitung yang me-rupakan pintu gerbang pereko-nomian di Indonesia Timur,” ujar Markus Tuwaidan, warga Kauditan.
Dikatakannya, se-bagai top eksekutif Minut Bupati Vonnie Anneke Panambunan dan Wakil Bupati Sompie Singal seha-rusnya membagi rata pembangunan di dae-rah ini. Alasannya, belakangan ini mes-kipun belum terlalu nampak, namun pembangunan yang ada mulai menimbulkan benih-be-nih kecemburuan para warga yang berada di Kecamatan Ke-mah dan Kauditan yang pada akhirnya bisa berujung terjadi-nya keretakan antar sesama masyarakat Minut.
Sementara itu, Bupati Panam-bunan ketika dikonfirmsi Ko-mentar soal pengaduan mas-yarakat ini, dengan tegas mem-bantah hal tersebut. Menurut Panambunan yang di wakili juru bicaranya Ir Ronny Siwi, diba-ngunnya kantor Gabungan Di-nas (Gabdin) di Airmadidi me-ngacu pada titik koordinat di Minut, di mana lokasi tersebut terletak di tengah Kabupaten Minut. Selain itu juga lahan tempat dibangunnya Kantor Gabdin cukup luas dan harga tanahnya cukup murah. “Tidak benar jika ada tudingan bahwa Pemkab Minut pilih kasih dalam proses pembangunan Minut ke depan nanti,” terang Siwi.(oan)
|
|