|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Pemerataan Pendidikan Harus Diprioritaskan
|
Meskipun belum mencapai 20 persen dari total APBD, namun porsi untuk pendidikan menurut Pengamat Pendidikan Dr Rudi Alexander Repi MPd harus menjadi prioritas utama. Salah satu hal yang perlu diperhatikan menurut Dekan FMIPA Unima ini adalah masalah pemerataan pendidikan.
“Memang untuk mencapai 20 persen dari APBD terlalu ideal. Tapi setidaknya angga-ran untuk pendidikan dalam APBD Sulut 2007 mendatang minimal bisa dinaikan sekitar lima persen dari tahun 2006,” ujar Repi kepada Komentar Kamis (07/12) kemarin.
Apalagi khusus untuk pe-merataan pendidikan, lanjut Repi harus dimasukkan da-lam prioritas. Pasalnya saat ini menurutnya masih ada de-sa yang sarana dan prasa-rana pendidikannya masih memprihatinkan. “Misalnya ada desa yang gedung SD-nya sudah tidak representatif dan tidak ditunjang dengan fa-silitas pendukung yang me-madai,” imbuhnya.
Meskipun secara keseluru-han memang kualitas pendi-dikan Sulut cukup membang-gakan. “Tapi juga diperha-tikan mengenai pemerataan di semua jenjang pendidikan. Jangan sampai yang maju hanya yang berada di perko-taan saja, sementara di da-erah terpencil kurang diper-hatikan,” tandasnya.
Selain masalah pemerataan, kesejahteraan guru juga menurut Repi harus menjadi prioritas. “Sehingga ke depan tidak akan lagi terjadi ke-terlambatan pembayaran gaji guru. Sebab bagaimana me-reka bisa mengajar dengan baik, jika kesejahteraan me-reka masih belum memadai,” ujarnya.
Ditambahkan Repi, dalam rangka meningkatkan kuali-tas pendidikan ke depan, un-tuk sertifikasi guru harus juga memperhatikan mengenai kompetensi. “Jangan sampai untuk mendapatkan gelar, di-tempuh segala cara. Sehingga hanya mendapat gelar instan tanpa melewati tahapan seharusnya. Padahal dalam kualifikasi dan kompetensi harus sejalan. Bagaimana kita bersaing jika mutu pen-didikan tidak ditingkatkan,” tandasnya.(vic)
|
|