|
|
Alamat:
Kawasan Megamas Blok. B1 No:38 Phone:
(0431) 879799, Fax: (0431) 879798
|
|
![]() |
![]() |
|
Miliarder Yahudi kunjungi Jakarta
George Soros Gandeng Ketum Muhammadiyah
|
Miliarder turunan Yahudi yang sempat mengguncang pere-konomian Asia tahun 1997, George Soros, tiba-tiba muncul di Jakarta, kemarin (12/12). Pendiri Open Society Institute ini mendatangi DPR RI dan ber-temu tokoh Muslim Indonesia, Din Syamsuddi yang juga Ketua Umum PP Muhammadiyah.
Din sendiri menyambut ha-ngat Soros di kantornya. Meski
begitu santer berkembang, Din bakal didemo sejumlah ormas Islam terkait perte-muannya dengan Soros. Na-mun Din mengaku tidak khawatir dan takut dikecam. “Umat Islam demokratis. Jadi kalau ada yang punya panda-ngan berbeda, sah-sah saja,” ujar Din usai menerima Soros di Kantor PP Muhammadiyah, Jalan Menteng Raya, Jakarta, Selasa (12/12).
Menurut Din, Muhamma-diyah adalah organisasi yang menyadari perlunya pergau-lan internasional di era globa-lisasi. Oleh karena itu, Muha-mmadiyah menerima siapa saja tamu dari dunia interna-sional.
“Kita kan tidak mesti berse-pakat dengan setiap tamu yang datang, walau pun ada beberapa bagian yang kita bersepakat,” jelas Din.
Pertemuan Din-Soros ber-langsung tertutup selama 1 jam hingga pukul 15.00 WIB. Pembicaraan mereka meng-hasilkan dukungan terhadap perdamaian di Palestina dan kerjasama pendidikan dan kesehatan antara Muhamma-diyah dengan Open Society In-stitute yang dipimpim Soros.
Soros sendiri dalam jumpa pers mengatakan, Hamas se-bagai penghambat perda-maian Palestina-Israel. “Ha-mas tidak benar-benar berse-dia bergabung dengan peme-rintahan bersatu (Fatah-Ha-mas),” ujar Soros.
Menurutnya, hal ini menyu-litkan pemerintahan PM Is-mail Haniyeh untuk maju dalam proses perdamaian. Padahal, lanjut Soros, Israel sudah mau membuka diri. “Ada perubahan sikap dari pemerintahan PM Ehud Olmert,” imbuhnya.
Dia menyatakan, hanya solusi politik yang bisa mengakhiri konflik Palestina-Israel. Langkah militer, menurut dia, sudah tidak cocok untuk diterapkan lagi.(dtc/*)
|
|