HOME : FOOTBALL

Headlines News  

13 December 2006

 
NEWS CATEGORIES

 

KOMENTAR GROUP

(Football, Metro). Terbit 40 Hal.  Color-BW, Alamat: Kawasan Megamas Blok. B1 No:38 Phone: (0431) 879799,  Fax: (0431) 879798 

Jack the Ripper Part 2 Hebohkan Inggris


PADA kurun waktu 1988 silam, Inggris pernah di-hebohkan dengan aksi pem-bunuhan berantai sadis ter-hadap sejumlah wanita tuna susila. Identitas pelaku pem-bunuhan hingga kini tidak berhasil diungkap. Polisi ha-nya tahu bahwa sang pem-bunuh menjuluki namanya ‘’Jack the Ripper’’ sebagaima-na pesan si pembunuh yang ditinggalkan di TKP. 
Misteri Jack The Ripper itu tetap menjadi misteri hingga kini. Nah, setelah dua pulu-han lebih berlalu, di tahun 2006 ini, kasus mirip pem-bantaian ‘’Jack the Ripper’’ kembali muncul lagi. 
Hingga kini, sudah tiga orang Pekerja seks Komersial (PSK) tewas dalam waktu berdekatan. Mereka khawatir kasus “Jack the Ripper” akan terulang. 
Polisi dan warga takut ada seorang pembunuh bayaran mirip “Jack the Ripper” yang sedang berkeliaran. Apalagi dua orang PSK lainnya juga dilaporkan hilang, setelah tewasnya tiga teman mereka. 
“Pasti ada penjelasan yang melegakan mengapa gadis-gadis ini menghilang. Yang pasti kami sangat peduli de-ngan keselamatan mereka,” ujar detektif Stewart Gull. Po-lisi saat ini sedang mengejar seorang pria yang dirahasia-kan identitasnya. Menurut penegak hukum ini, pria ter-sebut ada kaitannya dengan kematian tiga PSK pekan lalu. Demikian dilansir dari Reuters, Selasa (12/12). 
“Mungkin kita tak bisa se-cara pasti mengkaitkan pene-muan mayat ketiga dengan dua lainnya, namun fakta-fakta semakin mengarah ke sana (pembunuhan berantai, red),” sambung Gull. 
Polisi menemukan ketiga wanita muda berusia 20-1n itu tewas dalam keadaan te-lanjang dengan kondisi yang mengenaskan. Namun berda-sarkan penyelidikan, tidak di-temukan tanda-tanda keke-rasan seksual. Polisi telah memperingatkan para PSK yang biasa mangkal di Ipswich untuk sementara libur dan tak bepergian sendirian. Pasalnya, hingga saat ini, si pembunuh masih berkeliaran dengan bebas. 
Inggris selama ini memang punya sejarah buruk tentang pembunuh bayaran yang mengincar para PSK. Yang paling terkenal adalah kasus “Jack the Ripper” yang membunuh lima PSK pada 1888 di wilayah timur London. Saking terkenalnya, kasus ini sampai diangkat ke layar lebar. 
Sedangkan kasus kedua terjadi pada kurun waktu 1975 hingga 1980. Peter Sutcliffe atau lebih dikenal sebagai “Yorkshire Ripper” membunuh 13 wanita yang kebanyakan PSK pada kurun waktu lima tahun tersebut di wilayah utara London.(rtr/rmc)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin