HOME : FOOTBALL

Berita Kota Manado dan Sekitarnya 

13 December 2006

 
NEWS CATEGORIES

 

KOMENTAR GROUP

(Football, Metro, Politix).

Terbit 40 Hal.  Color-BW 

Alamat ; Jl. Sam Ratulagi No.162 Manado  95111 Phone: (0431) 851030 (Hunting)  Fax (0431) 851031 (Redaksi), (0431) 850955 (Merketing) 

Tindakan Skorsing Satpol PP Sesuai Aturan

   
Kadistibum Jimmy Kowaas menilai skorsing tanpa batas waktu terhadap Satpol PP, sudah sesuai aturan. Ini di-ungkapkannya menanggapi kritik anggota Dekot Komisi A Limberg Rotinsulu, yang menyatakan skorsing tanpa batas sama dengan pember-hentian. “Skorsing dilakukan karena anggota bersangkutan sering melanggar disiplin. Kami tidak menolerir adanya tindakan indisipliner. Dan penegakan aturan menjadi tekad saya saat menjadi Ka-distibum,” kata Kowaas, Se-lasa (12/12), yang ditemui di pusat kota. 
“Mereka yang melanggar kebanyakan yang tadinya bertugas di kecamatan-keca-matan. Mungkin waktu di tempat lama, mereka bisa ber-tindak seenaknya. Termasuk sering tidak masuk. Akhirnya saat ditarik ke pemkot, ke-biasaan buruk mereka ikut terbawa. Tapi itu saya tanggu-langi lewat penegakan atur-an,” tukas Kowaas. “Mereka kan sudah dibayar. Kalau terus-terusan tidak masuk, itu namanya makan tulang. Jika dibiarkan, bisa memberi dampak buruk pada anggota Satpol PP yang lain,” tuturnya. 
Ia menegaskan bagi Satpol PP yang tak mampu ikut atur-an, dipersilakan mengundur-kan diri. “Masih banyak orang lain yang mau masuk menjadi Satpol PP. Nantinya mereka yang masih tenaga harian lepas akan diikat dengan kon-trak kerja. Supaya dari sisi hukum lebih kuat. Dengan demikian mereka tahu jelas akan kewajiban dan haknya,” ungkap mantan Kadisnaker Manado ini. 
Sebelumnya dalam hearing Komisi A Dekot Manado, Se-nin (11/12), anggota Dekot Limberg Rotinsulu meminta Dinas Tibum memperhatikan etika dan hak asasi dalam pemberlakuan skorsing. Sebab pemberlakuan skorsing tanpa batas tidak bedanya dengan upaya pemberhen-tian. “Skorsing tanpa batas itu tidak bedanya dengan pemberhentian, sebab sifat-nya ngambang. Karena itu saya harapkan Dinas Tibum harus juga memperhatikan etika dan hak asasi dalam menerapkan skorsing kepada personel Tibum,” tukas Rotinsulu.(win)

 
  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin