HOME : FOOTBALL

Berita Kota Manado dan Sekitarnya 

13 December 2006

 
NEWS CATEGORIES

 

KOMENTAR GROUP

(Football, Metro, Politix).

Terbit 40 Hal.  Color-BW 

Alamat ; Jl. Sam Ratulagi No.162 Manado  95111 Phone: (0431) 851030 (Hunting)  Fax (0431) 851031 (Redaksi), (0431) 850955 (Merketing) 

Lintas Berita Kota

   
Pdt Judinov: Natal Bawa Sukacita
BERTEMPAT pada Keluar-ga Nata-Besauw, Senin (11/12), Jemaat Kolom V, GMIM Betlehem Maruasey Malala-yang II, merayakan ibadah menyambut kelahiran Yesus Kristus. Perayaan ini dipimpin Pdt Judinov V Ume-Simbawa STh. Dalam khotbahnya, Pdt Judinov mengungkap kedata-ngan Yesus Kristus ke dunia adalah untuk mensukacitakan dunia. 
“Lewat peristiwa Natal yang agung ini, Allah yang hidup ingin menyatakan betapa Dia mengasihi umatNya dengan 
mendatangkan sukacita dan kebahagiaan. Olehnya, umat Kristen harus memahami dan hidup bertanggung jawab atas kasih yang dianugerahkan Allah lewat kehadiran Putra-Nya Yesus Kristus,” paparnya.
Selayaknya, ucap Pdt Judi-nov, umat merayakan Natal dengan pola hidup sederhana, sebagaimana kisah kelahiran Yesus, hingga tak hanya men-sukacitakan diri sendiri tapi juga orang-orang di sekitar.
Selain jemaat, ibadah turut dihadiri Ketua BPMJ Be-tlehem Pdt Herman Latuiha-malo STh dan pelayan khusus sejemaat, mantan Sekdakot Manado, Max Besauw dan pemerintah setempat yang diwakili Samuel Pondaag.
Perayaan berlangsung pe-nuh sukacita disertai pem-berian diakonia dan bingkisan Natal. Tak ketinggalan pula, Keluarga Nata-Besauw, turut membagi berkat bagi se-jumlah jemaat yang mem-butuhkan perhatian khusus.
Dikatakan Ketua Panitia Marie Kindangen-Suoth, se-bagai momen penting dan isti-mewa bagi umat Kristen, le-wat perayaan Natal ini diha-rapkan jemaat bisa mengak-tualisasi kasih dan kebaikan Tuhan Yesus Kristus secara nyata terhadap sesama.(von) 

Kolintang, Potensi yang Hampir Terlupakan
Selama ini kesenian Sulut yang menunjang pariwisata boleh dikata sangat minim. Tak heran kalau kemudian sajian kesenian menyambut wisatawan ataupun para pejabat, itu-itu saja. Padahal sebenarnya daerah ini memi-liki begitu banyak potensi seni budaya yang bisa dikem-bangkan.
Salah satu yang kini hampir terlupakan adalah musik Kolintang. Padahal kesenian musik Kolintang memiliki daya tarik tersendiri dan merupakan musik khas dae-rah ini sehingga sangat tepat kalau dijadikan salah satu paket wisata di daerah ini.
Karena melihat kondisi kesenian musik Kolintang yang memprihatinkan ini, maka pada bulan September mendatang akan digelar Festival Internasional Musik Kolintang di Jakarta.
Ketua Panitia Pelaksana, Capt Djemy R Sumakud SH MM menyatakan, tujuan digelarnya acara ini adalah untuk membangkitkan kem-bali kesenian musik Kolintang yang hampir terlupakan.”Dan cita-citanya tidak hanya sampai di sini, kita juga berupaya menjadikan Kolin-tang sebagai The Sound of In-donesia. Kita sudah memulai-nya dengan menggelar Fes-tival musik Kolintang Piala Presiden I pada bulan Sep-tember lalu,” kata mantan pelaut ini.
Bersamaan dengan pelak-sanaan Festival Internasional Musik Kolintang, juga akan dilaksanakan launching Mu-sik Kolintang Portable.(ami) 

Kritik Perubahan Jalur, Wajar
Kritik Humas Polda Sulut yang menilai kajian Dishub Manado terhadap peruba-han jalur kurang tepat, di-tanggapi Kadishub Hein Dan-del. Menurutnya, kritik terse-but wajar karena perubahan jalur masih dalam tahap uji coba. “Perubahan jalur itu kan masih dalam tahap uji coba. Jadi dalam tahap ini ka-mi menerima masukkan dari masyarakat. Saya menilai kri-tik adalah hal yang lumrah. Sebaiknya jangan asal kritik tapi juga memberi solusi,” kata Dandel, Selasa (12/12). 
Meski demikian ia memban-tah kalau rambu dan marka jalan dianggap tidak jelas. “Na-manya juga uji coba. Untuk mendukungnya, kami menem-patkan sejumlah rambu lalu lintas portable di sejumlah titik. Kalau ada instansi yang ke-beratan, bisa menyurat ke-pada Walikota Manado. Soal-nya ini merupakan kebijakan pak wali,” tutur Dandel. 
Lebih lanjut ia juga menya-takan banyak warga yang mendukung perubahan terse-but. “Dalam dialog interaktif yang disiarkan di radio Smart, saya mendapat dukungan dari masyarakat. Mereka me-nilai positif perubahan lalu lintas tersebut karena arus jadi lebih lancar,” timpalnya. 
Sebelumnya Kabid Humas Polda Sulut AKBP Benny Bella menilai kajian Dishub kurang tepat dalam mengubah jalur lalin di ruas jalan Pierre Ten-dean dan Ahmad Yani. “Ka-jian Dishub Manado tidak te-pat. Lihat saja, rambu lalin dan marka jalan tidak jelas,” kri-tiknya. Ia meminta dua ruas jalan ini jangan dibuat satu arah. “Kembalikan jalur se-perti semula. Saran saya, PKL (Pedagang Kaki Lima) yang se-panjang jalur Boulevard harus ditertibkan,” tandasnya.(win) 

 
  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin