|
|
|
![]() |
![]() |
|
Ketua Panitia: Kalu nimau untung, jangan iko tender
Dewan Minta Panitia Tender Laptop-gate, Diperiksa
|
Merasa dugaan pengadaan Laptop Sekwan positif bermasalah, Personel Komisi D DPRD Manado, Agustien Kambey, meminta supaya pengusutan aparat kepolisian terhadap persoalan ini jangan cuma terfokus pada sekretariat dewan saja, tetapi harus juga ke pihak panitia tender pengadaan.
Menurut Kambey, pihak pa-nitia adalah yang paling ber-tanggung jawab, karena me-reka yang mencetak dan membuat spesifikasi peng-adaan ini. Personel F-PDIP ini menegaskan, mark-up harga laptop tersebut sangat signifi-kan dan proses tender yang dilakukan nyata-nyata ber-masalah, karena nekad me-netapkan pemenang kendati cuma satu peserta.
Menariknya, untuk memas-tikan telah terjadi mark-up harga laptop, Kambey nekad menghubungi agen Komputer di Jakarta “Dorang kwa ta-lalu banyak makang untung, sehingga sudah sewajarnya kalau persoalan ini diusut pihak berwajib, kalau mo cari untung jangan talalu banyak kwa supaya nda disorot publik,” tukas Kambey sam-bil berkelakar.
Sementara itu, Ketua Pani-tia Tender, Vecky Walan-douw, ketika dikonfirmasi dengan entengnya mengata-kan bahwa persoalan menca-ri keuntungan itu wajar sebab salah satu orientasi kon-traktor ikut tender adalah me-ngejar profit. “Kalu dorang nda mo dapa untung nda guna dang iko tender,” tukas Walandouw.
Sementara itu, dugaan ada-nya masalah dalam peng-adaan laptop ini juga semakin terkuak, menyusul kembali ditemukannya keganjilan, di mana pihak panitianya ber-asal dari Sekretariat Pemkot Manado, padahal pos anggar-an tersebut adalah pos ang-garan Sekwan Manado. Ke-ganjilan lain, seperti diberita-kan sebelumnya, pemenang tender ternyata adalah pe-serta tunggal saat pendaftar-an tender. Atas fenomena ini, diduga kuat pihak panitia tidak melakukan pengumum-an dalam melakukan tender kedua ini.(ran)
|
|