|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Krisis
air bersih warga teratasi
PDAM Tanggulangi Pencemaran di Sartum
|
Meski bukan sebagai in-stansi yang paling bertang-gung jawab soal pencemaran yang terjadi akibat kebocoran pipa di SPBU sario, namun PDAM menunjukkan inisiatif untuk melakukan penanggu-langan terhadap krisis air bersih yang terjadi di Kelura-han Sario Tumpaan (Sartum), Kecamatan Sario. Dengan be-gitu, maka krisis air bersih yang terjadi di kelurahan ter-sebut kini telah teratasi.
Kepada harian ini Rabu (13/12) kemarin, Direktur Umum (Dirum) PDAM, Herry Kereh SE Ak menjelaskan, pihaknya telah melakukan perbaikan jaringan pipa PDAM yang ada di Kelurahan Sartum, sebagai bagian merespons keluhan pe-langgan PDAM yang ada di ke-lurahan tersebut. “Kita berini-siatif melakukan perbaikan jaringan pipa air bersih yang melayani ratusan pelanggan PDAM. Ini kita lakukan untuk mengatasi krisis air bersih di kelurahan tersebut,” jelas Kereh.
Dijelaskan tokoh generasi muda ini, pada prinsipnya, PDAM selalu berusaha untuk memperhatikan berbagai ke-luhan yang disampaikan pe-langgannya, di mana secara bertahap PDAM melakukan perbaikan-perbaikan sesuai pertimbangan mendesak dan kemampuan. “Intinya kita tidak pernah mendiamkan keluhan dari pelanggan, di mana usaha memberi pelayanan terbaik tetap menjadi komitmen kita,” katanya.
“Dengan begitu, kita juga mengharapkan masyarakat pelanggan pro aktif memenuhi kewajibannya, khususnya dalam hal membayar tagihan air, karena dari sinilah PDAM memperoleh biaya untuk operasional dan pemeliharaan jaringan,” tukasnya.
Terkait dengan optimalisasi pendapatan, Kereh menjelas-kan, saat ini kondisi saat ini me-nunjukkan banyaknya sam-bungan liar yang ujung-ujung-nya hanya merugikan PDAM. Kereh mengungkapkan, terkait dengan penertiban sambungan liar dan optimalisasi pem-bayaran langganan air, PDAM telah membentuk dan menu-runkan tim ke lapangan, di mana tim tersebut telah me-laksanakan tugasnya sejak sebulan terakhir.
“Berdasarkan laporan, ada banyak sambungan air PDAM yang ternyata dilakukan secara liar, artinya tak melalui meter penghitung. Hal ini tentu membuat pendapatan PDAM menjadi sangat berkurang. Ini yang akan kita tertibkan dengan menurunkan tim ke lapangan,” ujarnya.(ftj)
|
|