HOME : FOOTBALL

Berita Opini Redaksi dan Pembaca 

14 December 2006

 
NEWS CATEGORIES
Mimbar Keagamaan
Opini Redaksi
Seputar Manadoku 
Politik Pemerintahan
Pendidikan Budaya
Bisnis Ekonomi
Hukum dan Kriminal
Historika dan Tokoh
Bolamania Tribun

BERITA DAERAH
Minahasa Induk
Minahasa Selatan
Tomohon
Bitung 
Sanger dan Talaud 
Bolmong 

REDAKSI INFO.
About Us

 

KOMENTAR GROUP

(Football, Metro, Politix).

Terbit 40 Hal.  Color-BW 

Alamat ; Jl. Sam Ratulagi No.162 Manado  95111 Phone: (0431) 851030 (Hunting)  Fax (0431) 851031 (Redaksi), (0431) 850955 (Merketing) 

  

Revitalisasi Kantor Berita Antara 
Oleh Theo L Sambuaga (Ketua Komisi I DPR RI) 

 IKUTI BERITA LAIN

Sebaiknya guru tahu 
Sertifikasi Guru Identik dengan Kesejahteraan Guru?(2)

SURAT PEMBACA

Apa Salah Menguak Kasus Lama?

 COMMENTAREN

Komentaren Tim Bayangan


Ada yang mengatakan di zaman globalisasi dan persaingan ketat antarmedia, kantor berita adalah makhluk yang sekarat. Informasi dan berita bisa diperoleh dengan mudah dan murah dari televisi dan internet, mengapa masih memerlukan pasokan berita dari sebuah kantor berita?

Koran-koran yang ingin tampil beda, dengan agendanya masi-ng-masing dan pangsa pasar sendiri-sendiri, merasa malu untuk mengutip berita dari se-buah kantor berita. Lalu apakah dengan demikian kantor berita semacam Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara akan punah? 
Sebagai Ketua Komisi I DPR-RI antara lain bermitra kerja An-tara, saya tidak mendengar ge-merentang lonceng kematian Antara. Justru saya mende-ngar jeritan keras tekad kebang-kitannya kembali. Berbagai upaya sedang dikerjakan bukan saja agar tetap eksis, tetapi juga mengembangkan Antara seba-gai kantor berita multimedia yang dapat diandalkan.
Sementara kiprahnya di luar negeri ditingkatkan agar kantor berita perjuangan itu semakin berkibar dan diperhitungkan. Bulan lalu, misalnya, saya mem-baca berita bahwa Pemimpin Umum LKBN Antara Asro Kamal Rokan terpilih sebagai Presiden Organisasi Kantor Berita Asia Pa-sifik (OANA) dalam konperensi organisasi kantor berita inter-nasional yang terpandang terse-but di Teheran, Iran.
OANA beranggotakan 39 kantor berita dari 33 negara di kawasan Asia Pasifik. Terpilih-nya Pemimpin Umum LKBN An-tara sebagai Presiden OANA me-nunjukkan pengakuan negara-negara Asia Pasifik atas kinerja dan kredibilitas Antara kemam-puan Asro Kamal Rokan. Selama tiga tahun memimpin OANA, Antara bisa menentukan agen-da pemberitaan internasional yang selama ini didominasi oleh media negara maju khususnya negara Barat 
Saat ini pemberitaan inter-nasional masih didominasi oleh berita dari kantor berita dari negara maju, sehingga terjadi ketimpangan dalam hal pembe-ritaan. Padahal, berita-berita tersebut tidak seluruhnya ber-dasarkan fakta. Kadang diselimuti bias dan perspektif kepentingan Barat semata. Bahkan untuk peristiwa yang terjadi di Asia Pasifik, termasuk di Indonesia, beritanya dila-porkan oleh media Barat.
Banyak koran di Indonesia seringkali memuat berita dan foto yang bersumber dari AP, AFP atau Reuters. Padahal, media Indonesia sendiri yang seharus-nya melaporkan peristiwa yang terjadi di Indonesia, bukan me-dia asing. Ini rumah kita sendiri. Mestinya yang paling tahu me-ngenai apa yang terjadi di rumah kita adalah kita sendiri. Bukan parasut jurnalis media asing yang diterjunkan ke Indonesia untuk dua tiga bulan, lalu bisa mengklaim diri sebagai ahli Indonesia.
Hal ini sekaligus merupakan tantangan bagi Antara dan me-dia nasional pada umumnya un-tuk meningkatkan kualitas dan profesionalismenya. Sebab sering juga terjadi berita media asing tentang Indonesia lebih akurat dan cepat dibandingkan dengan yang disajikan media nasional.
Oleh karena itu kita harus mampu bersaing dengan media asing atas dasar kualitas dan profesionalisme bukan semata sentimen nasionalisme. Demikian juga halnya bagi Antara dan me-dia nasional lainnya yang harus mampu membuktikan beritanya dibaca dan diminati di negara lain termasuk negara maju.
Kepemimpinan Antara di OANA harus bisa membuat be-rita mengenai Asia Pasifik diliput dan dilaporkan oleh wartawan Asia Pasifik. Sama sebangun dengan berita mengenai Indo-nesia harus diliput oleh warta-wan Indonesia, termasuk warta-wan Antara. Dan yang paling penting dibaca dan jadi referen-si di luar batas wilayah nasional dan regional.
Kantor berita nasional yang pada 13 Desember 2006 ini ber-usia 69 tahun harus bisa menjadi jendela informasi Indonesia. Siapa pun di luar negeri yang ingin tahu mengenai Indonesia harus membacanya dari Antara.
PEMBAWA BENDERA
Antara harus menjadi pem-bawa bendera (flag carrier) me-ngenai informasi Indonesia Bu-kan hanya karena posisi Anta-ra sebagai “the official news agency” atau kantor berita resmi Indonesia tetapi juga karena kemampuan, kualitas dan profe-sionalismenya.(Bersambung)

 
  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin