|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Mendagri: Semangat
Djuanda Terus Terkikis
|
Menteri Dalam Negeri H M Ma’ruf mengungkapkan, meski laut Indonesia mengandung ke-kayaan laut yang besar namun itu tidak didukung dengan pe-ngelolaan yang optimal. Malah ironisnya, kata Mendagri, se-mangat untuk menjaga dan me-lestarikan kekayaan laut Indo-nesia yang menjadi salah satu poin penting Deklarasi Djuanda, belakangan ini justru terus terkikis.
Hal ini dikatakan Mendagri da-lam sambutannya yang dibaca-kan Gubernur Sulut Drs SH Sa-rundajang dalam apel bersama memperingati Hari Nusantara 2006 di halaman Kantor Gu-bernur Sulut, Rabu (13/12).
Menurut Mendagri, pengelo-laan yang tidak optimal ini disebabkan maraknya aktivitas yang berdampak negatif terha-dap kondisi laut. Aktivitas tersebut di antaranya illegal fishing, pengrusakan terumbu karang dan pencemaran ling-kungan.
“Padahal Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia yang memiliki 17.504 pulau, dengan luas laut men-capai 5,8 juta Km serta meru-pakan negara nomor empat pantai terpanjang di dunia yakni 95.181 Km, yang 75 persen wilayahnya adalah lautan,” katanya.
Harus diakui, kata Mendagri, salah satu pemicu sehingga aktivitas pengrusakan terhadap laut semakin tinggi adalah karena telah terkikisnya se-mangat Djuanda yang ter-ungkap dalam Deklarasi Djuan-da tanggal 13 Desember 1957. “Mari kita bangkitkan kembali semangat Djuanda. Jadikanlah laut sebagai unsur pemersatu bangsa,” tandas Mendagri.(imo)
|
|