|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Soal perang argumentasi dalam rapat paripurna
Lelet: Purukan Hanya Berguyon, Tindas Harusnya Tidak Tersinggung
|
Salah satu personel Fraksi Partai Golkar (F-PG) DPRD Sulut yang menjabat Ketua Badan Kehormatan (BK), Jemmy Lelet SH mengatakan, perang argumentasi antar personel F-PG yang terjadi dalam rapat paripurna, Selasa (12/12) lalu, telah selesai alias tak akan berbuntut panjang.
“Kami sudah membicara-kannya dan sepakat tidak ada lagi perang argumentasi dalam internal F-PG,” kata Lelet, Rabu (13/12).
Lelet menjelaskan, julukan Putra Sitaro untuk Drs Ruben Saerang yang di sebut-sebut oleh Ketua F-PG, AHJ Puru-kan BA dalam rapat paripurna hanyalah guyonan belaka. Dan julukan tersebut dilontarkan bukan bermaksud untuk me-nyinggung Denny Tindas.
“Purukan orangnya kan me-mang su-ka bergu-rau. Jadi apa yang ia kata-kan da-lam pari-purna adalah murni guyon-an. Harusnya Tindas tidak perlu tersinggung dengan guyonan itu,” kata Lelet.
Yang jelas, kata Lelet, ma-salah ini sudah dibicarakan dan diselesaikan di internal fraksi. Baik Purukan maupun Denny Tindas sudah sepakat untuk tidak lagi memperpan-jangnya.
Diketahui, dalam rapat pari-purna Selasa lalu Purukan dan Tindas sempat terlibat pe-rang argumentasi. Hal ini di-picu oleh pernyataan AHJ Pu-rukan yang mengatakan bah-wa Drs Ruben Saerang adalah Putra Sitaro.
Mungkin tak terima dengan pernyataan tersebut, Denny Tindas yang juga hadir dalam paripurna langsung mela-kukan interupsi. Ia meminta AHJ Purukan untuk menarik pernyataannya soal Putra Sitaro. Sebab menurutnya, ju-lukan Putra Sitaro tak sepan-tasnya dialamatkan kepada Drs Ruben Saerang.(tru)
|
|