|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Mokoginta Warning ‘Lengkebong’
|
Istilah ‘Lengkebong’, nama seorang pria pemalas dalam cerita dongeng orang Bolmong, jadi perhatian khusus personel Dekab Bolmong dari F-PDIP, Widdy Mokoginta. Katanya, pasca dimekarkannya KK, terindikasi banyak ‘lengkebong-lengkebong’ yang berkeliaran sembari mengaku turut memperjuangkan pemekaran.
Karena itu, Mokoginta pun me-warning para ‘Lengkebong’ ini agar bila maju di Pilwako KK atau Pilkada Bolmut, jangan melempar isu ke publik bahwa mereka juga turut memperjuangkan pemekaran. “Sebab masyarakat sudah tahu siapa yang memperjuangkan KK ini, di antaranya pemerintah dan DPRD Bolmong. Saya sampaikan warning ini, karena sekarang sudah banyak lengkebong-lengkebong yang berkeliaran,” ucapnya penuh makna politis, namun enggan menyebut siapa saja yang dianggapnya lengkebong.
Bagaimana solusinya? Legislator yang diusung suara warga KK ini menyarankan kandidat-kandidat walikota KK nanti, harus diisi oleh orang-orang yang jujur. Mereka adalah elit yang benar-benar berkomitmen untuk memajukan KK, bukan dia yang cenderung merusak apa yang telah diperjuangkan. “Kalau dia yang tidak pernah terlibat dalam perjuangan pemekaran KK, lalu mengaku-ngaku sebagai pejuang, barangkali tidak bisa dianggap sebagai orang jujur. Saya khawatir, orang-orang seperti ini tak bisa memberikan kontribusi yang berarti untuk memajukan KK,” terang dia. (tus)
|
|