HOME : FOOTBALL

Headlines News  

15 December 2006

 
NEWS CATEGORIES

 

KOMENTAR GROUP

(Football, Metro). Terbit 40 Hal.  Color-BW, Alamat: Kawasan Megamas Blok. B1 No:38 Phone: (0431) 879799,  Fax: (0431) 879798 

Pemotret: Saya Lihat Api itu Bak 2 Naga 


Secara tidak sengaja, Samuel Johnson Sutanto memotret ji-latan api ledakan gas Perta-mina di luapan lumpur Lapindo yang hasilnya, jilatan api itu membentuk lafal Allah. Namun, Samuel selihat foto hasil je-pretannya itu sebenarnya lebih mirip dua naga. 
“Memang, para anggota Tim-nas Lumpur bilang foto itu me-nyerupai lafal Allah dan kuda laut. Tapi, di pikiran saya, foto ini menyerupai dua naga,” kata pria berumur 26 tahun yang juga pemeluk Katolik yang taat ini ke-pada detikcom, Kamis (14/12). 
Samuel yang sering disapa 
Sony ini tidak masalah bila memang foto hasil bidikannya itu dianggap menyerupai lafal Allah, Tuhan kaum Muslim. “Saya sangat menghormati pendapat orang lain yang me-nilai foto saya itu menyerupai lafal Allah. Tapi, secara priba-di, saya tidak percaya. Saya anggap ini sebuah kebetulan. Tapi yang jelas, foto ini asli, bu-kan hasil rekayasa,” ujar Sony yang tidak keberatan fotonya dipublikasikan di detikcom. 
Pekerja di bagian drainase Timnas Lumpur Lapindo ini mengaku tidak memiliki firasat apa pun saat dirinya memotret jilatan api pipa gas Pertamina itu. Bahkan, dia sebenarnya memotret jilatan api itu dengan kamera digital poket Sony 7,1 Mega Pixel itu secara asal saja. Tidak pilih-pilih objek. 
Samuel sendiri sebenarnya terkejut mengetahui foto hasil bidikannya itu menjadi perbincangan banyak orang. “Saya terkejut memang. Tapi, sampai sekarang, saya meng-anggap foto saya ini menye-rupai dua naga. Bukan yang lain-lain,” kata dia. 
Dia tersadar fotonya itu me-nyerupai dua naga pada 23 November 2006, sehari setelah ledakan pipa gas yang mene-waskan 13 orang itu. Saat itu, dia sedang menyeleksi foto-foto hasil jepretannya di laptop di kantor Timnas Lumpur La-pindo di Apartemen Sommer-set, Surabaya. “Kok jilatan apinya menyerupai dua naga. Tapi, kok banyak orang meli-hatnya sebagai lafal Allah,” ujar dia.(dtc/*)


  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin