|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Laporan DAK Manado, Kabur
|
Pemanfaatan Dana Alokasi Khusus (DAK) Pemkot Manado dinilai tidak jelas alias kabur, menyusul laporan realisasi anggaran tersebut enggan di-beberkan instansi pengelola DAK ke pihak DPRD Kota Ma-nado.
Diungkapkan personel Ko-misi C Dekot Manado, Ir Hi Djafar Alkatiri MM, laporan-la-poran terkait DAK yang dima-sukkan pihak legislatif tidak jelas, sehingga sudah sepa-tutnya persoalan ini ditindak-lanjuti. Ia mengatakan, la-poran tersebut sangat penting untuk dievaluasi sebab pihak DPRD adalah instansi yang memiliki fungsi kontrol dalam mengevaluasi segala penge-lolaan anggaran, berhubung DAK merupakan anggaran yang masuk dalam paket APBD Kota Manado.
Melihat ada keganjilan da-lam pemanfaatan DAK Ma-nado yang berbandrol sebesar Rp 32 miliar ini, Ketua DPP BKPRMI ini mengancam akan menghadirkan tim auditor untuk mengaudit laporan enam instansi pengelola DAK. Ia mengancam akan menin-daklanjuti secara hukum pi-hak yang terkait kalau me-mang dugaan-dugaan kegan-jilan itu terbukti. “Setahu saya setiap pemanfaatan DAK ada petunjuknya, dan apabila pemanfaatannya lari dari pe-tunjuk, maka saya tidak segan-segan memproses hukum persoalan ini,” tukas Eks Calon Wakil Walikota Manado ini.
Bagi dia, penyimpangan yang dilakukan apabila langsung ditindak lanjuti secara hukum, banyak manfaatnya, sebab akan menjadi cermin bagi yang lain supaya tidak seenaknya melakukan penyimpangan aturan. “Dalam waktu dekat ini akan digelar hearing instansi pengelola DAK dan semua laporan DAK akan langsung diaudit, supaya dugaan kegan-jilan akan langsung terkuak,” tukas Alkatiri.(ran)
|
|