|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Didominasi korban pembunuhan
2005-2006, RSUP Otopsi 40-an Jenazah
|
Pihak Forensik RSUP Prof RD Kandou selang 2005-2006 telah mengotopsi sekitar 40-an jena-zah korban tindakan kriminal. Dari korban-kor-ban yang diotopsi, paling banyak terlibat kasus pembunuhan. Demikian yang dikatakan Kepala Bagian Forensik RSUP Prof RD Kandou Dr J Mallo SH, Kamis (14/12), di kantornya.
“Terbanyak yang kami otopsi untuk 2005 lalu adalah korban kasus pembunuhan, menyusul lakalantas. Namun di 2006 ini, korban kecela-kaan tidak lagi dilakukan otopsi. Sebab umumnya keluarga korban memilih damai hingga jenazah tak diotopsi. Kebanyakan keluarga hanya me-minta visum luar. Kalaupun ada pendalaman kasus, biasanya otopsi dilakukan setelah jenazah dikubur,” papar Mallo.
Diungkapkan, jumlah jenazah yang diotopsi hampir sama selang dua tahun ini mengartikan terjadi penurunan dalam kasus-kasus ter-sebut. apalagi, khusus kasus kecelakaan di tahun 2006 hampir tak ada yang diotopsi, di-banding tahun lalu.(wel)
|
|