|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Pemeriksaan dugaan pencemaran di Sario
Polda Mengaku Rumit, Bapedalda tak Kooperatif
|
Kasus dugaan pencemaran yang diakibatkan bocornya pi-pa BBM (Bahan Bakar Minyak) di SPBU Sario, sepertinya ru-mit untuk diusut Polda Sulut. Pihak Bapedalda Sulut sendiri tampaknya tak koorperatif menindaklanjuti kasus terse-but. Sebab sudah beberapa kali diundang aparat polisi da-lam pengambilan dan pengu-jian secara bersama terhadap beberapa sampel cairan dari sumur warga di seputaran SPBU milik Freddy Lasut ini, namun tak pernah ditanggapi.
Kepada sejumlah wartawan, Kamis (14/12), Dirreskrim Pol-da Sulut, Kombes Pol Drs Is-kandar Ibrahim MM mengakui pihak Bepadalda Sulut tak turut serta dalam pengam-bilan sampel cairan sumur sampai pada pengujiannya.
“Memang dalam pengusutan masalah ini kami memerlukan kerjasama dengan pihak Bapedalda. Tapi sewaktu kami undang mereka (Bapedalda, red) untuk turun mengambil sampel, tak ada satu pun petu-gas yang datang,” ujar mantan penyidik utama di Divisi Propam Mabes Polri ini.
Dalam pengujian sampel cai-ran sumur ini, Ibrahim sangat mengharapkan adanya kerja-sama dari Bapedalda Sulut. “Masalah ini sangat rumit dan kami mengharapkan adanya kerjasama yang baik Bapedal-da,” tandas pria murah se-nyum ini.
Sebelumnya, Ibrahim me-ngatakan telah menurunkan petugasnya dari satuan tipiter (tindak pidana tertentu) ke SPBU Sario untuk memeriksa kebocoran pipa yang terjadi dan mengambil cairan sumur yang diduga telah tercemar milik warga di seputaran SPBU Sario ini. Bahkan pihak Bapedalda Sulut telah disu-ratinya untuk turun bersama dalam pengambilan cairan sumur ini.
Benar tidaknya sumur milik warga telah tercemar akibat bocornya pipa BBM di SPBU Sario, jelas Ibrahim, belum diketahui secara pasti. “Saat ini kami masih mempelajari dan memeriksa barang buk-tinya,” tukasnya.
Sementara itu, pihak SPBU Sario sendiri mengakui terjadi kebocoran pipa sehingga terjadi pencemaran lingku-ngan. Namun San Piyoh de-ngan mengatasnamakan pi-hak SPBU Sario mengatakan, pipa tersebut telah diperbaiki dan sudah tidak ada lagi pen-cemaran lingkungan.
Dituturkan Piyoh, akibat bocornya pipa di SPBU Sario, sumur-sumur yang ada di seputaran tepat pengisian BBM tersebut tercemar. “Ini tidak bisa kami sangkal, air sumur bagian atas sudah bercampur bensin. Kami su-dah menyatakan akan ber-tanggungjawab dan warga setempat yang memiliki sumur menerimanya,” akunya.(jok)
|
|