|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Hormati Natal, Hiburan Malam Diminta Tutup Tiga Hari
|
Para pemilik tempat hiburan diminta untuk menutup usa-hanya selama tiga hari. Ini di-lakukan untuk menghormati perayaan hari Natal. Sekaligus memberikan kesempatan me-rayakan hari keagamaan ter-sebut bagi karyawan beraga-ma Kristen.
Hal tersebut disepakati da-lam hearing Komisi A Dekot Manado yang dipimpin Benny Parasan, Kamis (14/12), ber-sama pemkot dan pengusaha tempat hiburan se-Manado. “Jadi untuk menyambut Na-tal, tempat hiburan diminta tutup mulai 24 hingga 26 De-sember. Untuk tanggal 31 De-sember boleh buka, tapi 1 Ja-nuari 2007 nanti diminta juga tutup,” kata Parasan.
Dalam hearing yang juga dihadiri Ketua BKSAUA Pdt Jeffry Saisab dan Kaban Kes-bang Arnold Kewas, para pe-ngusaha diminta melakukan kontrol sendiri termasuk membatasi penjualan miras. “Tapi jangan memakai tenaga kerja melebihi batas waktu. Dan juga sebaiknya jangan memaksa karyawan tetap be-kerja saat ia akan beribadah Natal. Selain itu juga jangan mengganggu umat yang akan merayakan hari raya,” tambah Parasan.
Lebih lanjut Parasan mene-kankan, segala bentuk pe-mentasan di tempat hiburan harus dilakukan dengan per-timbangan norma-norma ketimuran. “Para pengusaha harus perhatikan norma-nor-ma kepatutan dan kepantasan dalam melaksanakan semua pementasan. Karena masya-rakat Manado di kenal sebagai masyarakat relijius,” tukas-nya.
Sementara itu Udin Musa meminta pengusaha melaksa-nakan kewajiban membayar THR. “THR harus dibayar de-ngan uang. Jangan sampai di-ganti dengan satu krat coca-cola, misalnya,” tegasnya.(win)
|
|