|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Selisih Kenaikan UMP Sulut Terendah di Indonesia
|
Meski Upah Minimum Pro-pinsi (UMP) Sulut masuk kate-gori cukup tinggi, namun jika dilihat dari selisih kenaikan-nya justru tercatat paling ren-dah dibandingkan dengan propinsi lainnya di Indonesia.
Data Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Propinsi Sulut menyebutkan, selisih kenaikan UMP Sulut antara tahun 2006 dan tahun 2007 hanya mencapai Rp 22.-500. Di mana di tahun 2006 UMP Sulut hanya sebesar Rp 713.-500, sementara untuk tahun 2007 naik jadi Rp 735.000.
Selisih tersebut tercatat pa-ling rendah jika dibanding de-ngan selisih kenaikan UMP di seluruh propinsi di Indonesia. Bahkan dibandingkan dengan beberapa daerah tetangga Su-lut seperti Propinsi Sulawesi Selatan, Gorontalo, Maluku dan sebagainya, selisih ke-naikan UMP Sulut tetap ter-catat paling terendah.
Sementara propinsi yang me-nempati posisi teratas dalam selisih kenaikan UMP adalah Maluku Utara, yakni sebesar Rp 132.000.
Namun demikian, jika dilihat dari besarnya UMP Sulut jus-tru termasuk paling tinggi. Besaran UMP Sulut tercatat menempati posisi kesembilan dibawah Kalimantan Selatan Rp 745.000.
Sementara DKI Jakarta me-nempati posisi paling atas de-ngan UMP sebesar Rp 900.560.000, disusul di susul Aceh Rp 850.000, Riau Rp 805.000, Kalimantan Timur Rp 766.500, Sumatera Utara Rp 761.000, Sumatera Barat Rp 750.000, Banten Rp 746.500 dan Kalimantan Selatan Rp 745.000.
Menurut data Disnakertrans Sulut, hingga saat ini tercatat baru 17 propinsi minus Sulut yang UMP-nya telah mendapat persetujuan dari guber-nur.(imo)
|
|