|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Soal rencana pemadaman pada malam Natal
Tindas: PLN Sebaiknya Dipanggil Hearing
|
Rencana PLN untuk mela-kukan pemadaman listrik pada malam Natal, mendapat tang-gapan keras dari personel Komisi C dari Fraksi Partai Gol-kar DPRD Sulut, Denny Tindas SE. Kepada Komentar, Kamis (14/12) kemarin Tindas me-ngatakan, pihak PLN perlu dipanggil hearing untuk di-mintai keterangan dan per-tanggungjawaban terkait ren-cana pemadaman tersebut.
“Saya akan usulkan ke pim-pinan dewan supaya PLN di-panggil hearing. Karena ini menyangkut kepentingan ma-syarakat, jadi harus disikapi oleh lembaga DPRD. Apalagi pemadaman yang akan dila-kukan bertepatan dengan hari raya keagamaan,” ujarnya.
Namun demikian, kata Tindas, hearing nanti sebaiknya digelar tidak hanya dalam rangka me-minta keterangan dan pertang-gungjawaban pihak PLN. Tapi diharapkan dapat juga meng-hasilkan solusi untuk mengatasi ancaman pemadaman listrik.
Senada dikatakan Sekretaris Komisi C dari Fraksi PDS, Edwin Eman. Ia meminta agar PLN dapat membatalkan rencana pemadaman tersebut.
“Saya harap PLN dapat men-cari solusi terbaik. Pikirkan ba-gaimana caranya supaya pe-madaman saat malam Natal tidak terjadi. Paling tidak, pemadaman dapat diupayakan tidak meng-ganggu pelaksa-naan ke-giatan ibadah,” katanya.
Dike-tahui, Kepala PT PLN Cabang Manado, Mac Paul Politon Rabu (13/12) mengungkapkan, sedikitnya 7.000 rumah tangga atau (pelanggan PLN) yang tersebar di sejumlah daerah di Sulut akan melalui malam Natal tanpa penerangan listrik. Hal ini menurutnya akibat ketidak-mampuan PLN untuk meme-nuhi pasokan listik.(rol)
|
|