|
|
Alamat:
Kawasan Megamas Blok. B1 No:38 Phone:
(0431) 879799, Fax: (0431) 879798
|
|
![]() |
![]() |
|
AS, Australia dan NZ
Latihan Militer di Bitung
|
Latihan bersama dengan san-di Fusion Iron 07-1 yang me-libatkan korps Kepolisian Air dan Udara (Polairud) Polda Sulut bersama Angkatan Laut AS, AL Australia dan New Zealand (NZ) di perairan Pulau Lembeh dan di Pantai Tandu Rusa, Bitung Timur selama dua pekan, resmi ditutup Jumat (15/12) kemarin.
Sebagaimana dijelaskan Kapolda Sulut Brigjen Pol Drs Yakhobus Jacki Uly, latihan ini merupakan tindak lanjut latihan bersama pertama yang digelar awal tahun 2006 di lokasi yang sama. Salah satu tujuan kerja sama latihan militer bersama ini yakni dalam rangka memerangi penyelundupan dan narkoba.
Selain itu, dilakukan juga pe-nggodokan fisik personel Pol-air. Selebihnya agenda di darat yakni pemberian materi di kelas seperti P3K, cara me-ngemudi kapal yang baik dan pembekalan seputar operasi laut. “Intinya keseriusan AS me-milih wilayah Bitung dan Minahasa Utara sebagai tempat latihan membuktikan ada daya tarik tersendiri dari kedua wilayah tersebut,” jelas seorang perwira Polairud yang menolak identitasnya dimuat.
Di sisi lain, usai agenda lati-han bersama tersebut, AL AS ikut memberikan suntikan dana bagi Polairud dalam hal pembangunan barak bujang, tempat makan dan tempat la-tihan Dit Polairud (Direktorat Polisi Perairan dan Udara) Pol-da Sulut. Ini ditandai dengan acara peletakan batu pertama Jumat (15/12), di wilayah Tandurusa-Bitung, markas Polairud Polda Sulut.
Kapolda Sulut, Brigjen Pol Drs Yakhobus Jacki Uly me-ngatakan sangat berterima kasih atas perhatian pemerin-tah AS terlebih khusus mari-nir AS kepada kepolisian RI. Secara terpisah, soal besar-nya anggaran pembangunan ini, dijelaskan Direktur Po-lairud Polda Sulut, Kombes Pol Drs Julius Hanafi tidak tahu persisnya berapa. “Dalam ker-jasama kita tak membica-rakan soal anggaran. Namun yang jelas, seratus persen anggaran pembangunannya ditanggung AS,” tambahnya.
Sementara yang hadir dalam acara peletakan batu pertama itu selain Kapolda Sulut, hadir pula perwakilan Duta Besar AS di Indoensia atau pemerintah AS yang juga memegang jabatan Directur Joint Interagency Task Force West, Admiral Paul Zukom F, kemudian Walikota Bitung dan Bupati Minut. Peletakan batu pertama ini dilakukan bertepatan dengan HUT ke-56 Polairud.(irv/jok)
|
|