HOME : FOOTBALL

Berita Minahasa Induk  - Minut

16 December 2006

 
NEWS CATEGORIES
Mimbar Keagamaan
Opini Redaksi
Seputar Manadoku 
Politik Pemerintahan
Pendidikan Budaya
Bisnis Ekonomi
Hukum dan Kriminal
Historika dan Tokoh
Bolamania Tribun

BERITA DAERAH
Minahasa Induk
Minahasa Selatan
Tomohon
Bitung 
Sanger dan Talaud 
Bolmong 

REDAKSI INFO.
About Us

 

KOMENTAR GROUP

(Football, Metro, Politix).

Terbit 40 Hal.  Color-BW 

Alamat ; Jl. Sam Ratulagi No.162 Manado  95111 Phone: (0431) 851030 (Hunting)  Fax (0431) 851031 (Redaksi), (0431) 850955 (Merketing) 

  

Dua warga jadi korban
Eksekusi Tanah di Wori Berakhir Ricuh 

 

 IKUTI BERITA LAIN

2007, Mahasiswa S2 dan S3 Bakal Terima Beasiswa
Buntut tidak terungkapnya kasus pencurian waruga
Warga Ancam Demo Polres dan Pemkab 
SLT Cair, RTM Serbu Kantor Pos   
Incar Atlet Berbakat, Laskar Maesa Gelar Kegiatan Olahraga   
Dampak semburan abu Gunung Soputan
600 Hektar Perkebunan di Tompaso Terancam 
Calon kumtua berijazah SMP diberi kesempatan
Perda Pilhut Dikoreksi, Pemkab Akhirnya Tunduk
Lintas Berita Minduk

Proses eksekusi tanah di Desa Kima Bajo, Kecamatan Wori, Jumat (15/12) kemarin berakhir ricuh. Imbasnya, dua warga setempat masing-masing Hindun dan Yayang dikabarkan mengalami luka parah akibat kerusuhan tersebut. 

Sebagaimana informasi yang berhasil dirangkum Komentar, kericuhan berdarah itu ber-awal ketika Hukum Tua Desa Kima Bajo bersama sejumlah aparat desa bermaksud me-minta kepada korban Hindun dan Yayang untuk keluar dari lahan yang mereka tempati, se-bab lahan tersebut diduga kuat bukan milik mereka. Sangat disayangkan, upaya dari peme-rintah desa yang telah meminta dengan baik-baik malah men-dapat perlawanan, dan bahkan kedua warga tersebut bersike-ras untuk tidak meninggalkan lahan itu. 
Tak pelak, sejumlah aparat yang saat itu terpancing aksi Hidun dan Yayang langsung melakukan perlawan, sehing-ga aksi kekerasan pun tak dapat dihindari. Aksi keke-rasan ini sendiri disebut-sebut dipimpin oleh oknum Camat Wori, Drs Umbase Mayuntu.
Sementara itu, saat dikon-firmasi tentang hal ini Ma-yuntu membantah telah ter-jadi penganiayaan terhadap kedua warga Kima Bajo ter-sebut. “Eksekusi dilakukan atas dasar keputusan ber-sama dari masyarakat, sebab tetap bersikeras menduduki tanah itu,” terang Mayuntu.
Sementara itu menurut sum-ber resmi koran ini menyebut-kan, kericuhan tersebut sem-pat berlangsung beberapa la-ma, sebab aparat Polsek Wori sempat kelabakan.(oan) 

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin