|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Dua warga jadi korban
Eksekusi Tanah di Wori Berakhir Ricuh
|
Proses eksekusi tanah di Desa Kima Bajo, Kecamatan Wori, Jumat (15/12) kemarin berakhir ricuh. Imbasnya, dua warga setempat masing-masing Hindun dan Yayang dikabarkan mengalami luka parah akibat kerusuhan tersebut.
Sebagaimana informasi yang berhasil dirangkum Komentar, kericuhan berdarah itu ber-awal ketika Hukum Tua Desa Kima Bajo bersama sejumlah aparat desa bermaksud me-minta kepada korban Hindun dan Yayang untuk keluar dari lahan yang mereka tempati, se-bab lahan tersebut diduga kuat bukan milik mereka. Sangat disayangkan, upaya dari peme-rintah desa yang telah meminta dengan baik-baik malah men-dapat perlawanan, dan bahkan kedua warga tersebut bersike-ras untuk tidak meninggalkan lahan itu.
Tak pelak, sejumlah aparat yang saat itu terpancing aksi Hidun dan Yayang langsung melakukan perlawan, sehing-ga aksi kekerasan pun tak dapat dihindari. Aksi keke-rasan ini sendiri disebut-sebut dipimpin oleh oknum Camat Wori, Drs Umbase Mayuntu.
Sementara itu, saat dikon-firmasi tentang hal ini Ma-yuntu membantah telah ter-jadi penganiayaan terhadap kedua warga Kima Bajo ter-sebut. “Eksekusi dilakukan atas dasar keputusan ber-sama dari masyarakat, sebab tetap bersikeras menduduki tanah itu,” terang Mayuntu.
Sementara itu menurut sum-ber resmi koran ini menyebut-kan, kericuhan tersebut sem-pat berlangsung beberapa la-ma, sebab aparat Polsek Wori sempat kelabakan.(oan)
|
|