|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Sibuk bagikan pamflet, tak hiraukan letusan Soputan
Calon Bupati Mitra Diminta Peduli Warga
|
Disibukkan dengan aksi manuver berbau kampanye menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bupati Mitra (Minahasa Tenggara) 2007 mendatang, sejumlah kandidat bupati dan wakil bupati Mitra tak menghiraukan ancaman letusan gunung Soputan. Dari informasi yang diterima Komentar, kemarin (15/12), sejumlah kandidat Bupati Mitra terlihat memanfaatkan berbagai kesempatan dengan membagikan pamflet dan selebaran.
Oleh warga, aksi ini justru mengundang antipati warga. Warga menilai, kandidat bupati maupun wakil bupati Mitra telah hilang rasa prihatin terhadap warga Mitra yang mulai resah dengan ancaman meletusnya gunung Soputan.
Seperti penuturan tokoh pemuda Mitra, Arthur Wowor SH, aksi ‘gerilya’ calon bupati dan wabup Mitra untuk mendapatkan dukungan dan suara warga Mitra saat ini, dirasakan terlalu dini, karena belum tahu kendaraan parpol (partai politik) mana yang akan ditumpangi.
Menurut Wowor sejumlah kandidat Bupati ini seperti kehilangan hati nurani, di mana saat warga Mitra cemas dan siaga mewaspadai ancaman meletusnya gunung Soputan, di depan mata warga mereka malah seenaknya menggalang dukungan dengan mengobral janji yang diketahui semuanya pasti hanya sorga telinga. “Torang warga Mitra heran melihat aksi kandidat yang tak punya hati nurani seperti itu. Bukan datang kase sumbangan atau bantuan, tapi hanya jago umbar janji. Ini jelas memalukan, dan patut dikecam,” sembur Wowor, kendati enggan menyebut nama calon bupati dan wabup yang dimaksud.
Hal senada juga diungkapkan Jones Suoth Ketua KNPI kecamatan Touluaan. Menurutnya, para kandidat harusnya memperhatikan terlebih dahulu masalah sosial di tengah masyarakat, ketimbang ingin mencari simpati lewat cara-cara yang kurang berwibawa.
Padahal, lanjut Suoth, saat seperti inilah sebenarnya moment penting yang harus dilakukan para calon bupati dan wabup di Mitra untuk menunjukkan kepeduliannya lewat terjun ke masyarakat sekitar kaki gunung Soputan, sekaligus memberikan bantuan. “Ini calon bupati dan wabup di Mitra, rupa nintau baca situasi. Lagi marak letusan gunung Soputan, tapi hanya pentingkan umbar janji dan bagi-bagi selebaran. Ini jelas mendatangkan rasa antipati warga sendirinya,” ujar Suoth mengaku kecewa. (pen)
|
|