|
|
|
![]() |
![]() |
|
Ibadah Natal UKIT
Bertepatan Setahun Siwu Jadi Rektor
|
Dengan sub tema yang diangkat dari Efesus 2: 14 “Karena Dialah damai sejahtera kita, yang telah mempersatukan dan yang telah merubuhkan tembok pemisah yaitu perseteruan”, UKIT melaksanakan ibadah perayaan menyambut Natal pada hari Selasa, 12 Desember lalu di Gedung GMIM Maranatha Kakaskasen Tiga, Tomohon Utara.
Pdt Prof Dr WA Roeroe yang me-mimpin ibadah mengangkat lagu Pujian Maria dalam Lukas 1:46-55. Dalam Renungan Natal, Roeroe mengatakan, dalam iba-dah-ibadah seperti menyambut Natal ini, kita sebagai orang Kristen kurang membaca dan memahami bagian-bagian Alkitab yang mendahului cerita tentang kelahiran Yesus seperti Nyanyian Pujian Maria tersebut. Padahal dari nyanyian ini kita belajar bagaimana mempersiap-kan diri untuk menyambut ke-lahiran atau kedatangan Dia yang kita nanti-nantikan di minggu-minggu adven.
Nyanyian ini menyampaikan banyak pesan kemanusiaan yang sedang hidup terpuruk an-tara lain. Disebabkan oleh ora-ng-orang yang congkak hatinya, orang berkuasa dan orang kaya. Pengalaman hidup Maria yang hidupnya terpuruk, miskin telah mengantarnya memuliakan Tuhan karena Allah Juruse-lamatnya telah memperhatikan kerendahannya.
Lalu, apa pesan firman ini bagi kita yang sedang merayakan minggu adven ini? Sambutan Rektor Pdt Dr RAD Siwu MA PhD yang diacarakan sebelum ibadah mengatakan, perayaan hari ini bertepatan dengan setahun pelantikannya sebagai Rektor oleh Ketua Yayasan Perguruan Tinggi Kristen GMIM. Ia me-ngajak civitas akademika UKIT untuk tetap melaksanakan tanggungjawabnya dengan maksimal.
Perayaan ini terlaksana de-ngan sukses yang dipersiapkan Panitia dari Fakultas Teologi UKIT yang diketuai Pdt Evie Lolowang-Pua STh yang sehari-harinya bertugas sebagai Pendeta Kampus dan Sekretaris Migdol Tampusu STh yang sehari-harinya sebagai pegawai perpustakaan.(jef)
|
|