|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Pabrik
Semen Lolak Terganjal Dana
|
Rencana pembangunan pabrik semen di Lolak yang dilakukan oleh PT Sulenco, hingga kini belum menun-jukkan kemajuan yang berarti. Hal tersebut, berdasarkan informasi yang berkembang, tengah dalam proses pen-carian dana pada pihak ketiga.
Pembangunan pabrik dengan nilai investasi sebesar Rp 1,3 triliun tersebut, menurut Kepala Bidang Program Badan Koor-dinasi Penanaman Modal Ker-jasama Regional (BKPMKR) Ridwan Zees, telah direncana-kan sejak tahun 1998. Namun karena belum menunjukkan ke-majuan, maka izinnya diper-panjang kembali hingga Juli 2008.
“Untuk mendirikan sebuah pabrik dengan investasi se-besar itu, memang bukan hal mudah. Apalagi jika dana yang digunakan masih tergan-tung dari pinjaman pihak ketiga, yang dalam realisasi-nya banyak meminta persya-ratan yang harus dipenuhi. Sangat berbeda kalau modal sendiri tentu tidak menjadi masalah,” ujarnya.
Keberadaan pabrik semen di Lolak ini, kata Ridwan tanahnya sudah tersedia. Dan yang menjadi masa-lahnya hanyalah ketersedia-an dana.(eda)
|
|