HOME : FOOTBALL

Headlines News  

18 December 2006

 
NEWS CATEGORIES

 

KOMENTAR GROUP

(Football, Metro). Terbit 40 Hal.  Color-BW, Alamat: Kawasan Megamas Blok. B1 No:38 Phone: (0431) 879799,  Fax: (0431) 879798 

Ba’asyir Minta Natal Harus Aman


Amir Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) yang dituduh AS terkait JI (Jemaah Islamiyah), Abu Bakar Ba’asyir meminta meminta umat Islam untuk ikut menjaga keamanan dan perdamaian pada perayaan Natal tahun 2006 ini. Natal yang damai, katanya, akan menjadi parameter kesuksesan hidup berdemokrasi di Indonesia. 
“Prinsipnya jelas, umat Islam tidak boleh mengganggu,” ujar Ba’asyir yang juga pengasuh Pondok Pesantren Al Mukmin Ngruki, Sukoharjo, Jawa Te-ngah ini. 
Usai menjadi narasumber Diskusi Syariat Islam dalam Lembaga Negara di Balai Krida, Jakarta Sabtu, Ba’asyir meminta polisi mengamankan Natal secara proporsional. 
“Polisi sudah memahami tugasnya, nggak perlu berlebi-han,” katanya. 
Ba’asyir menilai jumlah personel yang disiagakan oleh Mabes Polri dan Polda tidak perlu diperdebatkan. “Yang jelas, sikap seorang Muslim itu tidak mungkin mengganggu ketertiban umum,” katanya seperti dilansir rakyat merdeka online. 
Upaya untuk mengadu dom-ba antar umat beragama, me-nurut Ba’asyir, tidak akan mempan lagi. Sebab komuni-kasi antarelemen dan to-kohnya berlangsung dengan baik dan lancar. “Saya juga sudah bertemu tokoh-tokoh mereka di Yogya,” katanya. 
Pada bagian lain, guna me-ngantisipasi gangguan keama-nan menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, jajaran Kepo-lisian Daerah Sulawesi Tengah (Polda Sulteng) menyiapkan sedikitnya 5.000 personel dibantu petugas dari Detase-men Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri dan Polda setempat.
Keterangan yang diperoleh dari Mapolda Sulteng, Sabtu (16/12) menyebutkan, penga-manan ekstra ketat difokuskan ke wilayah Poso serta Palu, Ibu-kota Propinsi Sulteng. “Setidak-nya terdapat 15 titik yang perlu pengamanan ekstra ketat,” kata seorang perwira Polda Sul-teng yang tidak mau disebut namanya seperti dilansir sinar harapan online.
Dia menambahkan, dari 15 titik yang diawasi secara ketat oleh personel Polri itu, di antaranya 10 titik di wilayah Poso meliputi Tanah Runtuh, Gebang Rejo, Labuan serta Kayamanya. Sedangkan di wilayah Kota Palu di antaranya di tiga pintu utama keluar dan masuk Kota Poso.”Aparat juga siaga di Bandara Udara Mutiara Palu serta Pelabuhan Panto-loan,” ungkapnya lagi.
Dia mengatakan, pengama-nan khusus ditujukan terutama di rumah-rumah ibadah seperti gereja. “Setiap hari dua personel Polri dari Polda Sulteng ditem-patkan di setiap gereja di Kota Palu. Selain itu, patroli petugas diintensifkan. Kami tidak ingin kecolongan lagi terutama dari teror bom,” tuturnya.
Menyinggung situasi kondisi Poso dan Palu, perwira Polda Sulteng itu menambahkan, hing-ga Sabtu (16/12) kondisi kedua kota tersebut tetap aman ter-kendali. Namun, kesiagaan te-tap dilakukan karena hingga kini 25 tersangka Daftar Penca-rian Orang (DPO) kasus teror di Poso belum berhasil ditangkap. 
Hingga kini baru empat ter-sangka DPO kasus teror Poso yang telah menyerahkan diri di antaranya Nasir, Ateng Marjo, Ayi Lakita serta Andi Bocor. Namun, mereka dilepas karena dinilai kooperatif dan mendapat jaminan dari sejumlah tokoh Muslim di Poso.(rmc/shc) 

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin